Ajak Boikot Ojol dengan Tulisan Tauhid, Warganet Ini Malah Panen Caci Maki

Dany Garjito | Cesar Uji Tawakal
Ajak Boikot Ojol dengan Tulisan Tauhid, Warganet Ini Malah Panen Caci Maki
Warganet ajak boikot ojek online yang menggunakan tulisan tauhid. (Twitter)

Perkara sepele ini pun merembet menjadi perdebatan panjang di kalangan warganet.

Suara.com - Di jalanan, banyak ditemukan para pengendara ojek online (ojol) yang kedapatan memodifikasi jaket 'dinas' mereka.

Walaupun sepele, perkara ini rupanya bisa memicu perdebatan bahkan aksi saling caci maki, seperti yang satu ini.

Viral di media sosial, seorang warganet yang menyerukan boikot terhadap seorang pengendara ojol yang kedapatan memasang tulisan tauhid di jaket ojol miliknya.

Warganet ini menyerukan boikot lantaran tulisan tersebut dianggap sebagai representasi ideologi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila.

"Hati hati pesan Ojol (ada) Oknum mulai beraksi, lebih baik batalkan pesanan jika Anda temukan seperti ini," tulis warganet tersebut melalui akun media sosial Twitternya.

Warganet ajak boikot ojek online yang menggunakan logo tauhid. (Twitter)
Warganet ajak boikot ojek online yang menggunakan logo tauhid. (Twitter)

Cuitan warganet tersebut kontan saja menjadi ramai diperbincangkan di media sosial Twitter.

Bukannya setuju dengan ajakan boikot tersebut, warganet justru menunjukkan simpati terhadap sang pengendara ojol.

Tak cuma itu, pengunggah cuitan tersebut juga justru malah menuai beragam reaksi keras dari warganet karena telah dianggap menyinggung ajaran agama tertentu. Berikut beberapa komentar di antaranya.

"Saya kalau ketemu ojol kek gini, sumpah gue pasti akan lebihin bayarannya," tulis @PanritaKITTA.

"Yang tidak etis diimbau jangan panggil ojol tersebut. Inikan mematikan usaha sang ojol," tulis @BerniKusen.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS