Wanita di Jogja Nyaris Dirampok Motornya di Siang Hari, Begini Modusnya

Rauhanda Riyantama | Praba Mustika
Wanita di Jogja Nyaris Dirampok Motornya di Siang Hari, Begini Modusnya
Pelaku Perampokan Motor di Jogja. (Twitter/aurorachand)

Pemotor wanita di Jogja itu nyaris jadi korban perampokkan di siang har.

Suara.com - Percobaan perampokkan kendaraan bermotor kembali terjadi. Kali ini dialami oleh seorang pemotor wanita di Jogja dan parahnya lagi terjadi di siang hari.

Lewat jejaring Twitter, pemotor wanita bernama Chandra Aurora membuat utasan yang menjelaskan kronologi kejadian.

"Ini kejadian baru aja kualami sendiri di Jogja Kota, siang tadi jam 1.00," cuit @aurorachand membuka utasan.

Dijelaskan, Chandra hendak menuju Solo dari arah Jogja, dengan mengendarai motor melewati Jalan Laksda Adi Sucipto yang terbilang sangat ramai di siang hari.

Baca Juga: Dibutuhkan Keseriusan Pemerintah Penuhi Kebutuhan Pangan Dalam Negeri

"Dari sana aku merasa ada yang ngikutin. Mereka (naik motor) nggak pakai helm dan motornya sejajar di samping aku, nggak nyalip cuma ngeliatin. Aku cuek aja," katanya.

Kemudian, ketiga orang tersebut meneriakki Chandra dan mengatakan kalau ban motornya kempis dan menyuruhnya menepi.

Pelaku Perampokan Motor di Jogja. (Twitter/aurorachand)
Pelaku Perampokan Motor di Jogja. (Twitter/aurorachand)

Tetap cuek, Chandra bahkan sempat meminta tolong kepada warga namun tak ada yang mau membantu, sehingga ia nekat melanjutkan perjalanan dengan agak ngebut.

Ia pun, kemudian mencoba memilih masuk ke dalam tempat parkir sebuah pusat perbelanjaan dengan harapan ada yang bisa membantu.

"Aku minta tolong sama penjaga loket parkir Carrefour, tapi mereka bilang 'Saya nggak ikut-ikutan, cuma jaga parkir aja' sambil ketawa. Eh, tiga orang itu malah ikut ketawa seolah dapat angin segar,"

Baca Juga: Satu Kampung, Syahril Yasin Limpo Depak Amran dari Kursi Mentan

Sampai di tempat parkiran, ketiga orang itu mengaku dari perusahana leasing dan menuduh Chandra menunggak cicilan motor. Padahal motor yang ia kendarai tidak dibeli dengan cara kredit.

Komentar