Untuk Ekosistem KBL, Menristek Sebut Motor Listrik Perlu Hal Ini

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 01 November 2019 | 07:00 WIB
Untuk Ekosistem KBL, Menristek Sebut Motor Listrik Perlu Hal Ini
Menristek Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro. [Dok. Kemenristek]

Suara.com - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) atau Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang PS Brodjonegoro memaparkan pentingnya membuat Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL jenis sepeda motor dengan kondisi ideal. Yaitu, tidak sekadar bisa membuatnya. Namun perlu dipikirkan caranya agar diterima masyarakat.

Dikutip dari kantor berita Antara, Menristek Bambang PS Brodjonegoro ditemui para jurnalis saat peluncuran Asosiasi Alumni University of Washington di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (31/10.2019) malam.

Dalam kesempatan itu, Menristek mengatakan bahwa produksi motor listrik harus didukung kesiapan layanan pascapenjualan untuk ekosistem pemanfaatan motor listrik yang kondusif.

"Kebetulan sudah ada produsen yang mau memproduksinya, akan tetapi intinya yang kita harus siapkan adalah: bagaimana dari segi harga, dari segi standar dan kualitas, sampai layanan pascapenjualan harus disiapkan. Karena bukan hanya sekadar kita bisa bikin sebuah motor , namun cara agar motor ini diterima masyarakat," ungkap Bambang PS Brodjonegoro.

Disebutkan Menristek bahwa ia optimistis dengan pengembangan motor listrik, namun kesiapan layanan pascapenjualan termasuk infrastruktur pengisian daya motor listrik juga harus ada, agar bisa dijangkau para pengguna. Ditambahkannya bahwa pada 2021 atau 2022, motor listrik bisa mulai digunakan publik secara massal di jalanan di Jakarta.

"Kita masih perlu setahun untuk menyiapkan sampai industri mengadopsi motor listrik itu," imbuhnya.

Dan, pihak pemerintah mendorong agar industri mau menyerap teknologi KBL serta memproduksi motor listrik termasuk dengan skema insentif.

Produksi dan pemanfaatan motor listrik ini akan sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia, untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 29 persen pada 2030 tanpa bantuan internasional, dan sebesar 41 persen dengan bantuan internasional.

baca juga

"Jadi harus ada dukungan dari segi regulasi di bidang lingkungan hidup maupun di bidang lalu lintasnya sendiri," pungkas Menristek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Semakin Banyak Negara Gunakan Tesla Sebagai Armada Taksi

Keren, Semakin Banyak Negara Gunakan Tesla Sebagai Armada Taksi

Otomotif | Kamis, 31 Oktober 2019 | 11:00 WIB

IIMS 2019 Surabaya, PLN Menjadi Penyandang Dana

IIMS 2019 Surabaya, PLN Menjadi Penyandang Dana

Otomotif | Kamis, 31 Oktober 2019 | 10:00 WIB

Berkat Keringanan Pajak Kendaraan Listrik, Harga MINI SE Hanya Segini

Berkat Keringanan Pajak Kendaraan Listrik, Harga MINI SE Hanya Segini

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

×