Terobos Hutan Pakai Motor Trail, Bhabinkamtibmas Berbagi Filosofi Kopi

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 11 November 2019 | 14:00 WIB
Terobos Hutan Pakai Motor Trail, Bhabinkamtibmas Berbagi Filosofi Kopi
Brigadir Buana Adi Putra menyiapkan motornya di area bertugas, Kampung Mulyasari [ANTARA Foto].

Suara.com - Brigadir Buana Adi Putra, adalah anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kampung Mulyasari, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, yang memiliki pandangan keren soal filosofi kopi.

Dikutip dari kantor berita Antara, Buana Adi Putra menyebutkan, "Kopi adalah pemersatu Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), karena di setiap kegiatan positif di masyarakat hampir bisa dipastikan tersaji kopi sebagai hidangan."

Filosofinya soal kopi ini berangkat dari pengalamannya menggeber motor trail. Pada Juli 2017, Buana Adi Putra menerobos kawasan hutan dengan tunggangan itu ke Kampung Mulyasari untuk pertama kalinya. Kampung Mulyasari ini berjarak 25 km dari pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong, dan memiliki akses jalan yang hanya bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Anggota Bhabinkamtibmas itu melihat adanya potensi besar dari perkebunan kopi warga setempat yang mampu menggerakkan roda perekonomian. Bahkan ia memiliki impian untuk menjadikan Kampung Mulyasari sebagai desa teladan di Jawa Barat. Seperti Desa Ponggok di Klaten, Jawa Tengah yang tadinya miskin menjadi desa makmur.

"Caranya antara lain dengan mengembangkannya menjadi kampung wisata dengan kopi eco village," jelas Buana Adi Putra.

Tentu saja impian itu tidak langsung terwujud, namun bertahap. Apalagi Kampung Mulyasari yang berdiri pada 2011 dan terbentuk dari eksodus masyarakat Kampung Gunung Sanggar karena permukiman mereka hilang diterjang longsor belumlah mendapat fasilitas memadai.

Brigadir Buana Adi Putra telah menerima serangkaian penghargaan untuk dedikasinya bermotor jauh ke pelosok [ANTARA Foto].
Brigadir Buana Adi Putra telah menerima serangkaian penghargaan untuk dedikasinya bermotor jauh ke pelosok [ANTARA Foto].

Yang dilakukan Buana Adi Putra di desa berjumlah penduduk sekitar 60 kepala keluarga (KK) atau sekitar 285 jiwa, dan bergabung dalam satu rukun tetangga (RT) adalah mengawal kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas jauh, bersama tenaga pengajar tetap dan saluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) kepada anak-anak kelas jauh Mulyasari.

Sebelum desa dialiri listrik, Buana Adi Putra pun membuat penerangan dari turbin kecil dan kincir angin , sampai listrik masuk Kampung Mulyasari dan warga pun menikmati fasilitas ini.  Kemudian, ia mengawasi program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan ke Desa Mulyasari.

Menilik profesi mayoritas warga adalah petani kopi, padi, kapulaga, pisang dan cengkeh, secara otodidak, ayah dua anak ini lantas mengembangkan kopi luwak Pancaniti dengan Kelompok Tani (Poktan) Hutan Inagroita bentukannya. Kelompok tani beranggotakan 53 orang, menanam kopi di lahan seluas kurang lebih 25 hektare. Penyuluhan senantiasa ia lakukan, bermodalkan si motor trail dinas.

Buana Adi Putra juga melatih diri, memasarkan kopi produksi petani ke beberapa gerai kopi di Kota Bogor. Tujuannya satu, mendorong perekonomian masyarakat kampung binaannya.

baca juga

Para petani binaannya yang dikunjungi dengan motor trail, menanam dua jenis kopi yakni Arabika berkarakter  sedikit asam, beraroma buah segar, kafein sedikit lebih wangi, dan Robusta berkarakter  cenderung pahit, beraroma kacang-kacangan, cokelat karamel, tinggi kafein serta aroma lebih lembut.

"Alhamdulillah, kopinya ternyata enak, telah diuji oleh Puslitkoka (Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia) Jember nilai uji cita rasa masuk kategori fine robusta nilai di atas 80," ujar Buana Adi Putra bangga.

Karya Buana Adi Putra atas Kampung Mulyasari tadi membuahkan sejumlah penghargaan, di antaranya juara pertama Bhabinkamtibmas terbaik versi Korem 061/Suryakancana (2018), Bhabinkamtibmas teladan tingkat Kabupaten Bogor, juara pertama lomba Bhabinkamtibmas tingkat Polda Jawa Barat, Bhabinkamtibmas terbaik tingkat Polres Bogor, personel Polri yang memiliki predikat dan dedikasi tinggi dalam rangka Pilpres. Kemudian, nominasi Polisi Teladan tingkat Mabes Polri, serta Binmas Pioneer Polri (2019).

"Ketika menjadi polisi, sama seperti polisi yang lainnya, di mana kami berada harus dapat berbuat menjadi bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Buana Adi Putra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Inilah Desain Mobil Damkar untuk Tim Manggala Agni

Keren, Inilah Desain Mobil Damkar untuk Tim Manggala Agni

Otomotif | Selasa, 06 Agustus 2019 | 15:00 WIB

Ini Dia, Motor Modifikasi Pak Polisi Buat Antisipasi Kebakaran

Ini Dia, Motor Modifikasi Pak Polisi Buat Antisipasi Kebakaran

Otomotif | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 10:00 WIB

Pak Polisi Ini Keren, Motor Dinasnya Jadi Sumber Ilmu

Pak Polisi Ini Keren, Motor Dinasnya Jadi Sumber Ilmu

Otomotif | Rabu, 10 Juli 2019 | 16:31 WIB

Terkini

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:38 WIB

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Jamin Data Perpajakan Aman dan Pelayanan Tetap Jalan

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:31 WIB

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Changan Nevo Q05 Menjadi Pilihan Baru SUV Listrik Rp 300 Jutaan di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:26 WIB

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

9 Facial Wash untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas untuk Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Di Balik Polemik UKT dan Roh Pendidikan Tinggi: Saatnya Kampus Elite Berbagi dengan Kampus Daerah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Kabel Tembaga Ngumpet di Jok Vario, Aksi Dua Pekerja di Gresik Berakhir di Tangan Polisi

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 13:13 WIB

×