Keren, Inilah Desain Mobil Damkar untuk Tim Manggala Agni

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 06 Agustus 2019 | 15:00 WIB
Keren, Inilah Desain Mobil Damkar untuk Tim Manggala Agni
Karyawan PT Pindad menaiki purwarupa kendaraan taktis pemadam kebakaran lahan gambut pada Pameran dan Forum Internasional Kota Cerdas Indonesia 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (17/7/2019) [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc].

Suara.com - Nama Manggala Agni sebagai tim perespon mengatasi kebakaran di kawasan hutan gambut di Tanah Air, khususnya kawasan Sumatera dan Kalimantan, cukup kondang selama ini. Bayangkan, karena ulah pembakaran hutan untuk membuka lahan, kawasan berstruktur khas menjadi korban. Api sulit dipadamkan, karena terjadi di kedalaman lapisan tanah tertentu, sementara kendaraan pemadam kebakaran atau damkar juga sulit menjangkau kawasan ini.

Padahal, gambut adalah unsur terpenting dalam siklus ekologi. Ulah pembakaran di area hutan khas itu menimbulkan kerugian material, lingkungan, sampai masalah kesehatan. Sehingga penanganan hutan kebakaran gambut pun mesti dilakukan secara cepat.

Petugas pemadam kebakaran dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha memadamkan api saat kebakaran lahan gambut di Pekanbaru, Riau, Senin (3/4).
Petugas pemadam kebakaran dibantu Masyarakat Peduli Api (MPA) berusaha memadamkan api saat kebakaran lahan gambut di Pekanbaru, Riau. Sebagai ilustrasi [ANTARA FOTO].

Hal ini mendorong tim Manggala Agni (diambil dari bahasa Sanskerta, artinya kurang lebih adalah Pasukan Api) meminta PT Pindad (Persero), Bandung, untuk mengembangkan kendaraan damkar khusus yang mampu bertugas di kawasan hutan gambut.

Dipetik dari kantor berita Antara, topik pembuatan mobil damkar khusus inilah yang diangkat Rizkal Maulana, mahasiswa jurusan Desain Produk Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Kota Tangerang Selatan, Banten, dan diwujudkan dalam desain mobil damkar khusus bermobilitas tinggi untuk lahan gambut.

Rizkal Maulana memaparkan bahwa ide mendesain kendaraan damkar ini menjadi bagian dari tugas akhirnya usai merampungkan kerja praktek di PT Pindad. Sehingga pembuatan desain ini telah mendapatkan persetujuan juga kerja sama dari Departemen Pengembangan Produk PT. Pindad. Hasilnya, mahasiswa Desain Produk UPJ angkatan 2015 ini lulus menyandang predikat Cum Laude.

Ia memaparkan spesifikasi desain kendaraan pembantu tugas tim Manggala Agni itu memiliki keunggulan karena memiliki rubber track system yang ideal untuk medan di lahan gambut. Berkapasitas tujuh penumpang, kendaraan damkar ini dilengkapi tangki air berkapasitas 7.000 L dan jangkauan tembakan air sejauh 120 m.

"Selain itu, kabin mobil damkar ini didesain atas pertimbangan berbagai aspek, seperti posisi pengemudi dan luas jangkauan pandangan driver, bentuk kaca bagian depan, konfigurasi penempatan penumpang agar akses keluar masuk mudah, serta posisi layout interior kendaraan yang memaksimalkan ruang agar bisa menampung tangki air, dan seterusnya," imbuh Rizkal Maulana.

Pengembangan model juga dilakukan dengan fungsi sebagai tunggangan search and rescue, all terrain ambulance, evakuasi bencana alam, sampai damkar untuk permukiman padat penduduk, tak saja lahan gambut.

Selamat untuk karya keren dari anak muda Indonesia ini!

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Dia, Motor Modifikasi Pak Polisi Buat Antisipasi Kebakaran

Ini Dia, Motor Modifikasi Pak Polisi Buat Antisipasi Kebakaran

Otomotif | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 10:00 WIB

Nonton Aceh Police Expo 3 Tahun 2019: Ditampilkan Sinergi ABRI

Nonton Aceh Police Expo 3 Tahun 2019: Ditampilkan Sinergi ABRI

Otomotif | Selasa, 09 Juli 2019 | 10:25 WIB

Semangat, Millennial Road Safety Festival Turunkan Angka Laka Lantas!

Semangat, Millennial Road Safety Festival Turunkan Angka Laka Lantas!

Otomotif | Senin, 24 Juni 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×