alexametrics

Mazda Buka Peluang Membangun Pabrik Perakitan, Namun ...

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Mazda Buka Peluang Membangun Pabrik Perakitan, Namun ...
Logo mobil Mazda. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Tidak tertutup kemungkinan Mazda akan melakukan investasi dengan pembuatan pabrik perakitan di Indonesia.

Suara.com - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) menyatakan bahwa tidak tertutup kemungkinan bila di masa mendatang, produk-produk Mazda yang dipasarkan di Indonesia akan dirakit secara lokal.

Namun demikian, Roy Amran Arfandy, Presiden Direktur PT EMI mengatakan bahwa keinginan tadi harus didasari hasil riset.

"Secara berkala, kami terus melakukan riset untuk melihat pasar seperti apa, segmennya seperti apa, ada perubahan permintaan atau tidak. Karena skala kami masih kecil," ujar Roy Amran Arfandy, di Jakarta, baru-baru ini.

Launching Mazda CX-8 yang berlangsung Jumat (22/11/2019) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Launching Mazda CX-8 yang berlangsung Jumat (22/11/2019) [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Selain itu, tambah Roy Amran Arfandy, keputusan untuk melakukan perakitan lokal harus mendapat persetujuan dari prinsipal. Karena apapun yang terjadi, keputusan tetaplah dari Jepang.

Baca Juga: Tampil di EPP, Cak Imin Ajak Investasi Kurangi Emisi Karbon

"Secara prinsip, dari Jepang masih fokus tipe SUV dan sedan. Kami harus ikut prinsipal," tegas Roy Amran Arfandy.

Sejauh ini, Mazda memang belum memiliki pabrik perakitan di Indonesia. Untuk wilayah Asia Tenggara, perakitan produk-produknya dilakukan di Thailand dan Malaysia.

"ASEAN adalah salah satu fokus dari Mazda untuk tumbuh atau growth di ASEAN. Saya melihat mereka fokus karena negara-negara ASEAN besar, penduduknya banyak," tutup Roy Amran Arfandy.

Baca Juga: The Marquez Boys Satu Tim, Unggahan Alex Marquez Bikin Auto Meleleh

Komentar