Jadi Pelarut Universal, Ini Pentingnya Air buat Body Mobil

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 08 Januari 2020 | 16:00 WIB
Jadi Pelarut Universal, Ini Pentingnya Air buat Body Mobil
Ilustrasi air bersih [Shutterstock].

Suara.com - Saat ini, Indonesia tengah mengalami musim penghujan. Dengan intensitas air berlebih, hingga membawa bencana banjir Jakarta 2020. Satu hal tak boleh dilupakan menyoal kendaraan kesayangan, adalah menjaga agar body mobil tidak terus-menerus terpapar hujan tanpa perawatan.

Dikutip dari kantor berita Antara, Arta Alfata, Brand Manager PT Global Auto International (GAI) menyebutkan, "Air hujan tak sepenuhnya air murni, namun memiliki kandungan debu sampai asam yang bisa menimbulkan bekas hingga jamur di body mobil."

Kegiatan poles mobil yang membutuhkan ketelitian serta obat poles dengan kualitas tertentu [Shutterstock].
Kegiatan coating maintenance atau poles mobil yang membutuhkan ketelitian serta obat poles dengan kualitas tertentu [Shutterstock].

Itulah sebabnya, mengapa mobil mesti dijaga agar permukaan atau body tetap awet. Bila diterpa hujan secara terus-menerus, kondisi cat mobil bisa memudar. Belum lagi potensi munculnya jamur dan kotoran yang terus menempel.

"Sebenarnya simpel untuk merawat kendaraan di musim hujan agar selalu terlihat bersih. Pertama, bilas mobil pakai air saja tanpa sabun, maksimal lima jam setelah terguyur hujan," saran Arta Alfata, Selasa (7/1/2020).

Kemudian body mobil dikeringkan menggunakan lap yang bukan termasuk kanebo. Pasalnya, debu dan kotoran bisa ikut menempel dan menggores permukaan bodi.

"Penggunaan kanebo bukan sebagai lap atau wipe, namun menyerap air. Lebih baik menggunakan lap microfiber yang memiliki kemampuan menangkap debu lebih baik, sehingga mengurangi potensi goresan pada cat mobil," lanjutnya.

Langkah berikut untuk perawatan adalah coating maintenance mobil. Hal ini bisa dilakukan setidaknya enam bulan sekali, untuk memeriksa coating eksterior, interior, hingga mesin agar tetap dapat bekerja maksimal.

"Body mobil yang diberi coating lebih tahan jamur, goresan, dan cuaca. Maintenance harus dilakukan agar coating hidrofobik pada body tetap maksimal, bersama dengan perawatan interior dan mesin," tutup Arta Alfata.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbenah Banjir Jakarta 2020, Ini Syarat Urus STNK dan BPKB Hilang

Berbenah Banjir Jakarta 2020, Ini Syarat Urus STNK dan BPKB Hilang

Otomotif | Rabu, 08 Januari 2020 | 13:00 WIB

Potensi Cuaca Ekstrem, Pemotor dan Pemobil Jawa Barat Diimbau Waspada

Potensi Cuaca Ekstrem, Pemotor dan Pemobil Jawa Barat Diimbau Waspada

Otomotif | Selasa, 07 Januari 2020 | 19:00 WIB

Tarik atau Gendong?  Jangan Salah Perlakuan saat Evakuasi Mobil Banjir

Tarik atau Gendong? Jangan Salah Perlakuan saat Evakuasi Mobil Banjir

Otomotif | Selasa, 07 Januari 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×