Minggat dari Jepang, Carlos Ghosn Bicara Soal Otomotif di Kota Ini

Kamis, 09 Januari 2020 | 11:05 WIB
Minggat dari Jepang, Carlos Ghosn Bicara Soal Otomotif di Kota Ini
Carlos Ghosn [AFP/Eric Piermont]

Suara.com - Kisah pelarian mantan pimpinan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, Carlos Ghosn dari Jepang mengagetkan dunia otomotif pekan lalu. Sebagaimana disebutkan The Wall Street Journal, ia diselundupkan dalam penerbangan dari Tokyo ke Osaka menggunakan boks peralatan audio yang ditambahi lubang agar tetap bisa bernapas.

Kini, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara, Carlos Ghosn yang berdarah Lebanon, lahir di Brasil, serta mengantongi paspor Prancis telah memunculkan diri di Beirut, ibu kota Lebanon. Inilah penampilan perdananya setelah melarikan diri dari Jepang pada hari-hari menjelang pergantian tahun ke 2020.

Sebagai catatan, ia ditangkap oleh kepolisian setempat saat berada di salah satu bandara Tokyo pada November 2018, atas dakwaan memperkecil hasil pendapatan pada pelaporan pajak, dan memindahkan kerugian bisnis pribadi ke rekening Nissan.

Dalam penampilan pertama kalinya di depan para jurnalis di Beirut kemarin (8/1/2020), Carlos Ghosn menyesalkan kegagalan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi untuk bergabung dengan Fiat Chrysler Automobiles (FCA) yang kini menggandeng Peugeot (PSA Group). Apalagi, ia telah melakukan negosiasi dengan anggota keluarga pemilik Fiat, John Elkann.

"Pada 2017, aliansi kami adalah grup otomotif nomor satu. Tiga perusahaan berkembang dan menguntungkan. Kami sedang bersiap untuk menambahkan Fiat Chrysler ke dalam grup, dan saya sedang bernegosiasi dengan John Elkann agar Fiat Chrysler bergabung," jelas Carlos Ghosn sebagaimana dikutip kantor berita Antara dari Reuters.

Ilustrasi Fiat-Chrysler Automobiles. [Shutterstock/Katherine Welles]
Ilustrasi Fiat-Chrysler Automobiles. [Shutterstock]

"Saya punya kontak dengan FCA. Kami memiliki banyak pemahaman dan dialog yang sangat baik. Sayangnya, saya ditangkap sebelum kami bisa mencapai suatu kesepahaman," imbuhnya.

Saat Carlos Ghosn menjalani proses peradilan di Kejaksaan Tokyo dan berada dalam tahanan, FCA dan Renault mengumumkan rencana kerja sama sebesar 35 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada Mei 2019, namun FCA mundur 10 hari kemudian, setelah kesepakatan diumumkan.

"Aliansi kami melewatkan hal yang tidak bisa disesali, yaitu kehilangan FCA. Rasanya tidak percaya, karena mereka lari ke Peugeot. Kok bisa-bisanya peluang menjadi pemain besar di industri otomotif mesti lenyap. Buat Peugeot, ini peluang besar. Namun bagi Renault (mantan aliansi yang dipimpinnya) adalah kerugian besar," pungkas Carlos Ghosn.

Baca Juga: 5 Hits Otomotif Pagi: Taksi Udara, Tina Talisa, dan Viral Pemotor Oleng

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI