Kembali, Carlos Ghosn Dibebaskan dengan Jaminan

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 26 April 2019 | 11:00 WIB
Kembali, Carlos Ghosn Dibebaskan dengan Jaminan
Beberapa lelaki berjalan melewati layar yang menayangkan berita tentang pembesar Nissan Carlos Ghosn di Tokyo (20/11/2018). Saham Nissan dan Mitsubishi jatuh, saat para dewan aliansi perusahaan otomotif yang dipimpinnya berniat mencopot jabatannya, sehari setelah ia ditangkap karena dugaan pelanggaran keuangan [AFP/Toshifumi Kitamura].

Suara.com - Hingga saat ini, peradilan terhadap mantan pimpinan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi, Carlos Ghosn terus digelar oleh pengadilan distrik Tokyo, Jepang.

Taipan kelahiran Brasil asal Lebanon serta mengenyam pendidikan di Perancis itu dikenai tuduhan antara lain memperkecil jumlah penghasilannya dalam pelaporan keuangan, serta melimpahkan kerugian pribadi masuk ke rekening Nissan.

Ia ditangkap di Jepang pada November 2018, dihadapkan ke meja hijau perdana pada Januari 2019, sempat dibebaskan dengan jaminan setelah terus-menerus ditahan, lantas ditangkap kembali. Dan berita terbaru kini, ia kembali bisa dibebaskan dengan sejumlah jaminan.

Dikutip dari kantor berita Antara, pada Kamis (25/4/2019), Carlos Ghosn dibebaskan kembali dengan jaminan, setelah didakwa untuk keempat kalinya. Ini adalah pembebasan kedua kali yang didapatkan suami dari Carole Ghosn itu.

Kantor berita Jepang, Kyodo, memaparkan bahwa Carlos Ghosn saat meninggalkan rumah tahanan kemarin mengenakan setelan jas gelap tanpa dasi. Dan tidak lagi menyamar dengan seragam pekerja, seperti saat pembebasan perdananya pada Maret 2019.

Kali ini, persyaratan yang diberikan pengadilan distrik Tokyo semakin ketat, yaitu pelarangan atas Carlos Ghosn untuk berkomunikasi dengan Carole Ghosn. Sebagai catatan, saat penangkapannya kembali beberapa saat lalu, peranti komunikasi sang istri diberitakan turut disita.

Kali ini, jaminan yang diberikan untuk pembebasan Carlos Ghosn mencapai 500 juta Yen atau sekitar 4,5 juta dolar Amerika Serikat (AS). Terhitung lebih kecil dari pembebasan bersyarat perdana, yang mencapai 1 miliar Yen atau dua kali lipat nilai jaminan sekarang.

Junichiro Hironaka, ketua tim pengacara Carlos Ghosn menyatakan bahwa ia senang dengan putusan yang memberikan kebebasan terbatas atas kliennya itu. Tadinya ia sempat khawatir karena jaksa penuntut sangatlah menentang permintaannya.

Sedangkan Carole Ghosn menyatakan bahwa ia memaparkan penahanan sang suami sangat menyiksa, sebagaimana dilaporkan Wall Street Journal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Carlos Ghosn Diadili, Dua Negara Bahas Nasib Aliansinya

Carlos Ghosn Diadili, Dua Negara Bahas Nasib Aliansinya

Otomotif | Rabu, 24 April 2019 | 07:00 WIB

Menggugah, Carlos Ghosn Lakukan Pembelaan Lewat Video

Menggugah, Carlos Ghosn Lakukan Pembelaan Lewat Video

Otomotif | Rabu, 10 April 2019 | 11:00 WIB

Waduh, Carlos Ghosn Kembali Ditahan Pemerintah Jepang!

Waduh, Carlos Ghosn Kembali Ditahan Pemerintah Jepang!

Otomotif | Jum'at, 05 April 2019 | 13:00 WIB

Terkini

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

OJK Beberkan Mekanisme Pengembalian Kerugian Investor dari Manipulasi Saham

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:40 WIB

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

Perintah Tegas Menhan Sjafrie, Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Hutan Ilegal Afiliasi Arif Kurniawan

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:39 WIB

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Harga HUAWEI FreeBuds SE 5 MAX di Indonesia Dibanderol Rp459 Ribu, Cek Apa Fiturnya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 17:37 WIB

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

Foto Jokowi di Ijazah Berkacamata, Bolehkah? Ini Penjelasan UGM

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

9 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 17:35 WIB

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Miris! 1.550 Ekor Trenggiling Jadi Korban Perburuan, 779 Kg Sisiknya Dimusnahkan di Sumut

Sumut | Kamis, 05 November 2026 | 17:33 WIB

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:32 WIB

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Alasan Pemerintah Diminta Bebaskan Bea Masuk Impor LPG

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

Silmy Karim Klaim Sempat ke Kantor dan Lapas Cibinong Saat OTT, Lalu Sambangi Gedung KPK

News | Kamis, 05 November 2026 | 17:31 WIB

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Mahalnya Validasi Visual: Jebakan Beauty Standard yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 17:30 WIB

×