Wah, Negara Ini Percepat Larangan Pemakaian Mobil Bertenaga BBM

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 10 Februari 2020 | 14:00 WIB
Wah, Negara Ini Percepat Larangan Pemakaian Mobil Bertenaga BBM
Regent Street London. Sebagai ilustrasi Kota London dan kendaraannya saat ini [Shutterstock].

Suara.com - Pemerintah Britania Raya telah mengumumkan untuk melarang penjualan kendaraan bermesin bensin, diesel, termasuk sepeda motor mulai 2040. Namun, Perdana Menteri dari Kerajaan Bersatu ini, yaitu Boris Johnson, menyatakan bahwa waktu yang ditetapkan terlalu lama. Disebutkan bahwa larangan itu mestinya sudah diberlakukan pada 2035.

Penyesuaian kebijakan ini rencananya akan dilakukan sebelum Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT iklim dari Perserikatan bangsa-Bangsa (PBB) yang akan berlangsung di Glasgow, Skotlandia, pada November 2020.

Perdana Menteri baru Inggris, Boris Johnson tiba di 10 Downing Street di London (24/7/2019), pada hari ia secara resmi ditunjuk sebagai Perdana Menteri Inggris [AFP/Adrian Dennis].
Perdana Menteri baru Inggris, Boris Johnson tiba di 10 Downing Street di London (24/7/2019), pada hari ia secara resmi ditunjuk sebagai Perdana Menteri Inggris [AFP/Adrian Dennis].

Larangan di Kerajaan Bersatu yang beranggotakan Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara itu juga termasuk mobil hybrid dan plug-in hybrid, yang sebelumnya tidak tercakup dalam rencana 2040, demikian disebutkan oleh BBC News.

"Jika semuanya berjalan sesuai dengan rencana, orang yang membeli kendaraan baru hanya dapat membeli kendaraan listrik atau hidrogen pada 2035," ujar Boris Johnson.

Seperti diketahui, Britania Raya menargetkan udara bersih atau nol emisi pada 2050. Sementara para aktivis iklim memperingatkan bahwa tenggat waktu 2040 pun sudah terlambat, jika ingin serius mencapai tujuan itu.

Kondisi itulah membuat para aktivis mendorong Britania Raya untuk bergerak lebih cepat dengan menurunkan target ke 2030. Sementara itu, aliansi perdagangan mobil berpendapat bahwa batas waktu 2035 tidak realistis, dan permintaan konsumen untuk kendaraan alternatif belum bisa terpenuhi.  Dampaknya akan terasa pada penjualan kendaraan baru.

Saat sekarang, Sadiq Khan, Wali Kota London telah menyediakan zona khusus bagi mobil dan sepeda motor yang menggunakan bahan bakar konvensional yaitu Bahan Bakar Minyak Bumi atau BBM. Aturan ini memperbolehkan warga London berpenghasilan kurang dan para difabel menggunakan kendaraan berusia tua atau buatan lama.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tersedia untuk Umum, Inggris Akan Publikasikan Data Penampakan UFO

Tersedia untuk Umum, Inggris Akan Publikasikan Data Penampakan UFO

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2020 | 12:00 WIB

Kabar Menarik, Harga Pertamax Turun Mulai Hari Ini

Kabar Menarik, Harga Pertamax Turun Mulai Hari Ini

Otomotif | Sabtu, 01 Februari 2020 | 14:00 WIB

BBM Pertamina Murah dan Berkualitas? Ini Penilaian Komunitas Otomotif

BBM Pertamina Murah dan Berkualitas? Ini Penilaian Komunitas Otomotif

Otomotif | Senin, 06 Januari 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Sinopsis Tsuma wo Intai Shimasu, Drama Terbaru Asahi Nao dan Shinkawa Yua

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Rumah Pintar Tak Harus Rumit: Ini Rahasia Bikin Pekerjaan Rumah Jadi Lebih Praktis

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Profil Kapolda Sumsel Irjen Rony Samtana, Eks Penyidik KPK di Kasus Anggodo dan Cek Pelawat BI

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Indonesia Bawa Pulang 39 Medali di Asian Games 2026, Target Kemenpora Terlampaui

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Rayakan Momen Bersama Keluarga, BRI Persembahkan Hadiah di Restoran Simpang Raya

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

4 Light Novel Diadaptasi Anime, Ada Misteri Sains hingga Enemies-to-lovers

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×