Ojol Wajib Waspada, Modus Baru Pencurian Motor, Nyamar Jadi Debt Collector

Irwan Febri Rialdi | Gagah Radhitya Widiaseno
Ojol Wajib Waspada, Modus Baru Pencurian Motor, Nyamar Jadi Debt Collector
Ilustrasi ojek online (shutterstock)

Sudah jatuh tertimpa tangga, semoga segera terselesaikan dah masalah driver ojol satu ini

Suara.com - Debt collector saat ini masih sangat meresahkan masyarakat. Apalagi banyak kejadian yang tak menyenangkan dialami debitur saat kendaraanya diambil paksa oleh debt collector.

Kali ini insiden tersebut kembali terjadi dan menimpa salah seorang driver ojek online (ojol). Seperti cerita yang dibagikan akun Twitter @gojek24jam berikut ini.

Awalnya, driver ojol tersebut mendapatkan orderan untuk mengantar koper dari Jalan Surabaya ke Jalan Tebet Timur Dalam, 1B No. 7, Jakarta.

Namun, baru sampai di Jalan Minangkabau Timur, motor driver ojol dipepet oleh dua orang yang ngakunya dari salah satu perusahaan leasing.

Setelah ngotot-ngototan, driver ojol tersebut diajak untuk ke kantor perusahaan leasing untuk menyelesaikan masalah ini. Motor yang ditarik oleh debt collector dibawa entah kemana sambil membawa koper orderan driver ojol.

Driver ojol yang jadi korban debt collector jadi-jadian (Twitter/gojek24jam)
Driver ojol yang jadi korban debt collector jadi-jadian (Twitter/gojek24jam)

Sedangkan debt collector satunya mengantar driver ojol tersebut ke kantor. Namun, sampai di dekat Hotel Sentral, debt collector tersebut tiba-tiba mengangkat telepon dan mengabarkan kalau koper yang dibawa rekan debt collector tersebut jatuh di jalan.

Ia pun langsung berinisiatif untuk membantu rekan sesama debt collector. Ia meminta driver ojol tersebut turun dari motornya dahulu.

Namun, driver ojol tersebut tak sadar kalau ia merasa ditipu oleh debt collector tersebut. Driver ojol langsung teriak maling, akan tetapi tak ada satupun yang membantunya.

Driver ojol tersebut kemudian melakukan konfirmasi dan telepon kantor leasing yang akan didatangainya. Dan ternyata pihak leasing tak tahu menahu kalau motor driver ojol tersebut harus disita karena tidak ada surat perintah.

Hal ini membuat driver ojol tersebut kebingungan karena motor yang digunakan untuk mengais rezeki sudah raib digondol orang yang ngaku-ngaku debt collector.

Surat tanda bukti laporan kehilangan motor (Twitter/gojek24jam)
Surat tanda bukti laporan kehilangan motor (Twitter/gojek24jam)

Sudah dua bulan ia tidak narik dan nasib keluarganya pun terkatung-katung. Ia sudah melapor juga ke pihak kepolisian untuk bisa menyelesaikan masalahnya dengan segera.

Untuk masalah koper yang akan diantarkan ke konsumen, driver ojol pun sudah mengirimkan sesuai dengan alamat.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS