Cegah Corona, Semprot Kabin Mobil dengan Disinfektan Secukupnya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 28 Maret 2020 | 19:00 WIB
Cegah Corona, Semprot Kabin Mobil dengan Disinfektan Secukupnya
Ilustrasi bermobil dengan masker [Shutterstock].

Suara.com - Menjaga kebersihan kabin menjadi salah satu upaya para pemilik mobil untuk terhindar dari penyebaran wabah Virus Corona atau COVID-19. Dan belakangan ini banyak pemilik mobil yang aktif menyemprotkan cairan disinfektan.

Well, seberapa seringkah sebaiknya Anda melakukan penyemprotan disinfektan ini ke dalam kabin mobil?

Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana mengatakan, penyemprotan wajib dilakukan untuk memutus mata rantai COVID-19.

Semprot kabin mobil cegah Coronavirus [Dok CARFix].
Semprot kabin mobil cegah Coronavirus [Dok CARFix].

"Semakin sering kabin disemprot disinfektan semakin baik. Karena kabin mobil menjadi salah satu media yang rentan tercemar virus. Pastinya dengan harapan perkembangan virus dapat dihentikan," ujar Sony Susmana saat dihubungi Suara.com.

Namun meski dianjurkan, sayangnya saat ini banyak masyarakat yang meracik cairan disinfektan secara individu. Hal ini sebenarnya cukup berbahaya jika tak sesuai takaran.

Untuk itu, Sony Susmana menyarankan agar masyarakat tidak panik saat meracik cairan disinfektan. Agar lebih yakin, sebaiknya membeli yang sudah banyak dijual.

"Ada beberapa formula yg isinya dapat mengiritasi material kabin, jadi sebaiknya harus sesuai dosis dan seperlunya saja.
Apalagi yang namanya racikan sendiri, kalau yang meracik panik pasti dosisnya bisa berantakan. Jadi mending beli yang sesuai kebutuhan dan ringan," tegasnya.

Terakhir untuk memenuhi syarat safety, Sony Susmana menyarankan kabin tidak hanya harus bersih dari Virus Corona namun bersih dari kotoran-kotoran yang berpotensi menjadi virus dan menyebabkan penciuman, mata dan pernapasan terganggu.

"Pastikan kabin kendaraan memenuhi syarat kesehatan," tutup Sony Susmana.

baca juga

Yuk, jangan lupa kita bersihkan mobil kesayangan dan berharap semoga pandemi segera berakhir. Dan kebiasan bersih-bersih ini mantap bila dilakukan berkala.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan pula usaha tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bengkel Ini Semprotkan Disinfektan Gratis Saat Service Berkala

Bengkel Ini Semprotkan Disinfektan Gratis Saat Service Berkala

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2020 | 12:38 WIB

Modal 1,5 Juta, Warga di Sleman Buat Gerbang Disinfektan Secara Mandiri

Modal 1,5 Juta, Warga di Sleman Buat Gerbang Disinfektan Secara Mandiri

Jogja | Jum'at, 27 Maret 2020 | 20:03 WIB

Terapkan Local Lockdown COVID-19, Surabaya Tutup Dua Ruas Jalan

Terapkan Local Lockdown COVID-19, Surabaya Tutup Dua Ruas Jalan

Otomotif | Jum'at, 27 Maret 2020 | 11:09 WIB

Terkini

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

Fasilitas Bak Hunian Pribadi di Lapas Cibinong Disorot, Pemerintah Diminta Buka-Bukaan

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:15 WIB

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Serasa di Thailand, Little Siam Ramaikan Akhir Pekan dengan Market hingga Water War

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Senja yang Meminjam Fajar

Senja yang Meminjam Fajar

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 20:05 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

Sidak Ombudsman Ungkap Lapas Mewah Cibinong, Ketua MPR Buka Suara

News | Minggu, 27 September 2026 | 20:00 WIB

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Dari Banjarmasin ke Asia Pasifik, Perjalanan dr. Ayu Kembangkan Regenerative Medicine

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 19:57 WIB

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 19:50 WIB

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Wacana Capres Harus Didukung 2 Fraksi DPR, PPP Soroti Keterwakilan Suara Rakyat

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 19:40 WIB

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 19:35 WIB

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Di Balik Parkir Liar Palembang: Ada Bos, Setoran, hingga Klaim Ormas Pernah Masuk

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 19:27 WIB

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami

Video | Minggu, 27 September 2026 | 19:15 WIB

×