Covid-19, Lamborghini Buat Masker dan Semangati Italia dengan Cara Ini

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 02 April 2020 | 14:32 WIB
Covid-19, Lamborghini Buat Masker dan Semangati Italia dengan Cara Ini
Markas Lamborghini Automobili Lamborghini S.p.A di Sant' Agata Bolognese, Italia. Diabadikan sekitar 2018. Tempat ini alih fungsi sementara membuat APD dan masker. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Lamborghini, salah satu produsen supercars ternama mulai mengalihkan kesibukan pabriknya yang digembok karena Coronavirus Disease atau Covid-19 untuk tujuan kemanusiaan. Yaitu memproduksi masker. Seperti jejak yang telah ditorehkan banyak pelaku otomotif lainnya, upaya memerangi virus ini perlu disegerakan.

Uniknya, ide ini muncul perdana sebagai inisiatif para pekerja pabrik Lamborghini. Mereka berencana untuk memproduksi seribu masker per hari. Alhasil, rencana mulia ini ditampung oleh departemen produksi Lamborghini. Pabrik mereka yang berlokasi di Sant'Agata Bolognese, Italiapun disulap menjadi lokasi pembuatan masker buat sementara.

Paolo mengabadikan momen ketika para rekan kerjanya bersiap menemui pasien-pasien Covid-19. [Paolo Miranda/BBC]
Paolo Miranda mengabadikan momen ketika para rekan kerjanya bersiap menemui pasien-pasien Covid-19. Sebagai ilustrasi kebutuhan APD dan masker di Italia  [Paolo Miranda/BBC]

Selain masker, mereka juga memproduksi alkes atau alat kesehatan berupa penutup wajah para petugas medik yang masuk sebagai bagian Alat Pelindung Diri (APD). Khusus untuk penutup wajah ditargetkan bisa diproduksi sebanyak 200 unit per hari.

Agar mampu mencapai target produksi berupa penutup wajah berbahan plastik, karyawan Lamborghini melibatkan teknologi printer 3D yang biasanya digunakan departemen penelitian maupun pengembangan untuk membuat serat karbon.

"Selama kondisi darurat ini, kami merasa perlu untuk memberikan kontribusi nyata. Apalagi, kami sudah menjalin kerja sama kolaboratif dengan Rumah Sakit Sant'Orsola-Malpighi selama bertahun-tahun," jelas Stefano Domenicali, Chief Executive Officer (CEO) Automobili Lamborghini, melalui keterangan resmi perusahaan.

Kegiatan ini telah disetujui dan didukung oleh Provinsi Emilia-Romagna, dan saat ini Lamborghini bekerja sama dengan Universitas Bologna. Departemen Ilmu Kedokteran dan Bedah akan mengawasi pengujian validasi perangkat medis yang dibuat oleh Lamborghini, sebelum dikirim ke rumah sakit.

Selain itu, Lamborghini juga memiliki cara dalam mendukung moral bangsanya menghadapi Covid-19. Setiap malam, gedung-gedung kantor bersejarah di Sant’Agata Bolognese diterangi dengan warna-warna bendera Italia, Bandiera d'Italia tricolours  hijau, putih, dan merah. Terus semangat, kita bersama-sama!

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Dorong Pabrik Mobil Produksi Ventilator, Industri Siap Pelajari

Menperin Dorong Pabrik Mobil Produksi Ventilator, Industri Siap Pelajari

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2020 | 18:06 WIB

Berikan Berkat Khusus, Ini Doa Paus Fransiskus bagi Pandemi Corona

Berikan Berkat Khusus, Ini Doa Paus Fransiskus bagi Pandemi Corona

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:40 WIB

Virus Corona di Italia, Lamborghini Gembok Pabriknya

Virus Corona di Italia, Lamborghini Gembok Pabriknya

Otomotif | Sabtu, 14 Maret 2020 | 10:15 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×