5 Menit Bikin Masker Darurat. Tanpa Dijahit, Bisa Pakai Logo Otomotif!

RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 21 April 2020 | 07:30 WIB
5 Menit Bikin Masker Darurat. Tanpa Dijahit, Bisa Pakai Logo Otomotif!
Mari buat sendiri masker darurat preventif Covid-19 [Suara.com/CNR ukirsari].

Suara.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB ditetapkan pemerintah sebagai salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease atau Covid-19. Di dalam protokolnya disebut bahwa pengguna jalan raya diwajibkan mengenakan masker atau penutup muka dan hidung.

Dalam pelaksanaan PSBB, tim gabungan Dinas Perhubungan atau Dishub dan Kepolisian Republik Indonesia telah mengadakan pemeriksaan para pengemudi mobil dan penumpang, serta pemotor tentang kelengkapan menggunakan masker. Sementara ini, bila belum ada, masker akan dibagikan secara gratis.

Persoalannya bukan masker yang diberi secara cuma-cuma lantas bisa menjadi diandalkan setiap saat diperiksa. Kelengkapan ini adalah upaya mandiri agar terhindar dari sebaran virus. Dimulai dari titik awal keberangkatan, yaitu rumah sendiri. Atau bahkan di kediaman pun, protokol keluar rumah dengan atau tanpa kendaraan juga wajib bermasker.

Berikut adalah tips Do It Yourself alias DIY untuk membuat masker darurat atau sementara, tanpa dijahit sama sekali. Dirangkum dari pelbagai sumber YouTube tentang tindak preventif Covid-19 di Korea Selatan dengan mengandalkan bahan di rumah sendiri.

Jangan minder terlihat tidak apik. Justru sebaliknya, dijamin makin gaya, berfaedah pula. Pasalnya, bisa memanfaatkan bandana atau kaos pribadi yang berhiaskan logo atau simbol brand otomotif, sampai komunitas, dan tim sport otomotif favorit. Tidak perlu membeli, manfaatkan saja yang ada di rumah.

Bahannya:

  1. Potongan kain seukuran saputangan, saputangan, atau bandana sesuai selera. Pastikan bersih dan bila perlu cuci dalam larutan anti kuman sesuai aturan pakai.
  2. Selembar kain atau penyaring, bisa gunakan tisu, atau filter untuk membuat kopi. Kondisi bersih dan sekali pakai.
  3. Tali elastik kecil sampai ukuran 0,6 mm. Bisa dibeli dalam jumlah per meter. Bila tidak ada gunakan sepasang gelang ikat rambut polos, pastikan dalam kondisi bersih.

Cara membuatnya:

Mari buat sendiri masker darurat preventif Covid-19 [Suara.com/CNR ukirsari].
Mari buat sendiri masker darurat preventif Covid-19 [Suara.com/CNR ukirsari].

Siapkan seluruh bahan. Gunakan meja atau bidang datar sehingga memudahkan pemakaian nantinya. Pastikan alas bersih atau higienis.

Buat simpul dari pengikat elastik sebanyak dua (2) buah untuk setiap masker  [Suara.com/CNR ukirsari]
Buat simpul dari pengikat elastik sebanyak dua (2) buah untuk setiap masker [Suara.com/CNR ukirsari]

Siapkan pengikat dari tali elastik, setiap masker dibutuhkan dua, yang akan diikatkan ke telinga kiri dan kanan. Perhitungkan besarnya, cukup untuk mengikat besarnya kain atau bandana yang dilipat, tidak terlalu ketat atau longgar. Buat simpul dan siapkan dua untuk satu masker.

baca juga
Sisipkan tisu atau filter kopi di dalam lipatan saputangan atau bandana yang akan dijadikan masker sementara  [Suara.com/CNR ukirsari]
Sisipkan tisu atau filter kopi di dalam lipatan saputangan atau bandana yang akan dijadikan masker sementara [Suara.com/CNR ukirsari]

Buka lipatan bandana atau kain, sisipkan filter kopi atau kertas tisu dengan rapi. Perkirakan akan jatuh tepat di atas hidung. Kemudian lipat secara horizontal.

Lipat rapi dan sematkan kedua tali elastik di bagian kedua ujung masker darurat  [Suara.com/CNR ukirsari]
Lipat rapi dan sematkan kedua tali elastik di bagian kedua ujung masker darurat [Suara.com/CNR ukirsari]

Pertemukan kedua ujung bandana dan lipat secara vertikal. Sematkan tali elastik lewat kedua ujung ini. Periksa elastisitas dan posisi bandana.

Hasil masker sementara  [Suara.com/CNR ukirsari]
Hasil masker darurat alias sementara [Suara.com/CNR ukirsari]

Angkat dengan satu tangan, bergantian sisipkan tali elastik yang sudah diikat simpul ke belakang telinga. Atur posisi di muka sampai nyaman. Selesai dan siap digunakan dalam kondisi darurat. Selamat mencoba!

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelanggar PSBB di Bekasi Dapat Surat Teguran Tertulis

Pelanggar PSBB di Bekasi Dapat Surat Teguran Tertulis

Jabar | Minggu, 19 April 2020 | 06:00 WIB

Tips Etika Berkendara Saat PSBB Berlangsung

Tips Etika Berkendara Saat PSBB Berlangsung

Video | Sabtu, 18 April 2020 | 15:29 WIB

PSBB Hari Kedua Bekasi: Petugas Bagikan Masker untuk Pemotor Lalai

PSBB Hari Kedua Bekasi: Petugas Bagikan Masker untuk Pemotor Lalai

Otomotif | Kamis, 16 April 2020 | 14:23 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×