VW Golf Mulai Diproduksi Lagi, Volkswagen Tekankan Protokol Covid-19

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 29 April 2020 | 09:31 WIB
VW Golf Mulai Diproduksi Lagi, Volkswagen Tekankan Protokol Covid-19
Pabrik Volkswagen di Wolfsburg, Jerman beroperasi kembali usai lockdown Covid-19 [Volkswagen via ANTARA Foto].

Suara.com - Setelah aturan lockdown atau karantina diberlakukan pelbagai negara Eropa demi menahan laju penyebaran wabah Virus Corona jenis baru atau Covid-19 diperlonggar--bahkan telah ada yang mengangkat status itu--jantung industri otomotif mulai berdetak lagi. Salah satu "potretnya" bisa dijumpai di salah satu produsen raksasa asal Jerman, Volkswagen.

Pemandangan seperti di gambar utama, yaitu physical distancing serta mengenakan masker sebagai pelindung mulut dan hidung, diterapkan secara ketat. Setiap karyawan bertugas dengan menjaga jarak satu sama lain.

Dikutip kantor berita Antara dari pernyataan resmi perusahaan pada Rabu (29/4/2020), divisi Volkswagen Passenger Cars telah mulai berproduksi kembali. Pekan lalu di pabrik mereka di Bratislava, Slovakia, dan mulai pekan ini di Zwickau serta Wolfsburg, Jerman. Shift awal dilaksanakan mulai pukul 06.30 waktu setempat atau GMT+1 dan sekitar 8.000 karyawan kembali ke ruang produksi.

Roda sektor otomotif berputar kembali usai lockdown di Jerman, Volkswagen sajikan tayangan Volkswagen ganyang Corona di dinding pabrik mereka [Carscoops].
Roda sektor otomotif berputar kembali usai lockdown di Jerman, Volkswagen sajikan tayangan Volkswagen ganyang Corona di dinding pabrik mereka [Carscoops].

Adapun produk yang dikerjakan perdana setelah penghentian sementara akibat Covid-19 adalah VW Golf. Produksinya dimulai kembali dengan sistem satu shift, serta kapasitas belum sepenuhnya. Selanjutnya, menyusul model VW Tiguan, VW Touran, dan SEAT Tarraco pada Rabu ini (29/4/2020). Untuk operasi multi-shift akan dimulai minggu berikutnya.

Di saat itu pula, sekitar 2.600 pemasok, mayoritas berlokasi di Jerman, telah melanjutkan produksi untuk pabrik utama Volkswagen di Wolfsburg.

Ilustrasi VW Golf (Shutterstock).
Ilustrasi VW Golf (Shutterstock).

"Dimulainya kembali produksi secara bertahap merupakan sinyal penting bagi tenaga kerja, dealer, pemasok, dan kondisi ekonomi yang lebih luas. Namun, dalam hal mengelola krisis, ini hanyalah langkah pertama. Momentum tambahan diperlukan untuk menstimulasi permintaan di Jerman dan di seluruh Eropa sehingga volume produksi bisa meningkat secara bertahap," jelas Ralf Brandstätter, Chief Operating Officer Volkswagen Passenger Cars.

Dengan berdenyutnya kembali pabrik Volkswagen, diharapkan sekitar 1.400 unit mobil rampung pada akhir minggu pertama produksi di Wolfsburg Plant. Produksi akan ditingkatkan hingga lebih dari 6.000 unit pada minggu berikutnya setelah operasi multi-shift dimulai kembali. Dan jumlah itu mewakili sekitar 40 persen produksi sebelum terjadi wabah Covid-19.

Setelah pabrik di Zwickau, Jerman, Wolfsburg menjadi pabrik kedua Volkswagen di negara itu yang dibuka kembali. Keduanya menghentikan operasi sejak paruh Maret 2020 menyusul lockdown Covid-19.

Soal kesiapan karyawan bekerja kembali, Andreas Tostmann, anggota direksi Volkswagen yang bertanggung jawab untuk produksi dan logistik memaparkan, "Tim kembali ke tempat kerja yang memberikan tingkat keselamatan maksimum. Perusahaan dan Dewan Pekerja memastikan hal ini."

Tercakup di dalam peraturan keselamatan adalah protokol wajib Covid-19, yaitu tentang jarak dan kebersihan. Setiap karyawan diminta untuk mengukur suhu tubuh mereka di rumah setiap pagi, juga mengisi daftar periksa kesehatan sebelum mereka berangkat kerja.

Kemudian di lokasi kerja, untuk pegawai pabrik disiapkan rute khusus untuk menghindari kontak antarpekerja, di lantai diberikan penanda jarak sebagai panduan untuk berjalan dan menjaga jarak atau physical distancing sekitar 1,5 m. Masker harus dipakai, serta partisi plexiglass ditempatkan di pelbagai area. Fasilitas cuci tangan tambahan dalam jumlah banyak juga disiapkan. Karyawan juga diberikan waktu lebih banyak untuk membersihkan peralatan dan tangan.

Sementara karyawan head office diberikan opsi bekerja di rumah, ruang konferensi dijadikan ruang kerja, serta diberikan waktu bekerja lebih fleksibel.

Lantas sebagai pengingat, agar informasi dan kewaspadaan semakin maksimal, lebih dari 8.000 poster dipajang di pabrik Wolfsburg, setiap karyawan juga telah menerima buklet yang berisi informasi terperinci tentang protokol Covid-19.

Catatan dari Redaksi: Jika merasakan gejala batuk, sakit tenggorokan dan demam, informasi seputar Coronavirus Disease (Covid-19) bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119. Terapkan imbauan tetap tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing, minimal dua meter persegi. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lockdown Mulai Melonggar, Volvo Cars di Skandinavia Buka Pabriknya Kembali

Lockdown Mulai Melonggar, Volvo Cars di Skandinavia Buka Pabriknya Kembali

Otomotif | Rabu, 29 April 2020 | 08:15 WIB

Beroperasi Kembali, Volkswagen Bikin Logo Ganyang Virus Corona

Beroperasi Kembali, Volkswagen Bikin Logo Ganyang Virus Corona

Otomotif | Selasa, 28 April 2020 | 11:05 WIB

Ford dan VW Terus Dalami Kemitraan Mobil Listrik dan Swakemudi

Ford dan VW Terus Dalami Kemitraan Mobil Listrik dan Swakemudi

Otomotif | Sabtu, 19 Januari 2019 | 10:00 WIB

Terkini

5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel

5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:32 WIB

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Tampil Lebih Berani Yamaha Gear Ultima Kini Pakai Mesin Hybrid

Tampil Lebih Berani Yamaha Gear Ultima Kini Pakai Mesin Hybrid

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:05 WIB

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:03 WIB

Budget 5 Jutaan Bisa Beli Motor Listrik Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Budget 5 Jutaan Bisa Beli Motor Listrik Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:55 WIB

Tampilan Anyar Honda Stylo 160 yang Menggoda, Harga Berapa?

Tampilan Anyar Honda Stylo 160 yang Menggoda, Harga Berapa?

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:37 WIB

New Honda Stylo 160 Tampil Makin Mewah dengan Warna Baru

New Honda Stylo 160 Tampil Makin Mewah dengan Warna Baru

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:10 WIB

Daftar Harga Motor Listrik Honda Paling Update April 2026, Intip Juga Spesifikasinya

Daftar Harga Motor Listrik Honda Paling Update April 2026, Intip Juga Spesifikasinya

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:08 WIB

Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah

Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 15:26 WIB

Punya Jarak Tempuh 301 Km Changan Lumin Siap Geser Dominasi Mobil Perkotaan Konvensional

Punya Jarak Tempuh 301 Km Changan Lumin Siap Geser Dominasi Mobil Perkotaan Konvensional

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 15:25 WIB