April 2020, Penjualan Toyota Semakin Merosot

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 13 Mei 2020 | 15:05 WIB
April 2020, Penjualan Toyota Semakin Merosot
Booth Toyota di Detroit Motor Show 2019. Sebagai ilustrasi panggung penjualan produsen ini di pentas global [Shutterstock].

Suara.com - April 2020 sepertinya menjadi bulan yang berat bagi industri otomotif di Indonesia, termasuk PT Toyota Astra Motor (TAM) yang harus mengalami penurunan penjualan sebesar 52 persen dari bulan sebelumnya.

"Untuk Toyota retail, 8.443 unit. Kalau bulan lalu 'kan angkanya 17.787 unit. Jadi penurunannya mungkin setengah (dari bulan sebelumnya)," papar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM, melalui video conference baru-baru ini.

Kendati demikian, kontribusi penjualan Toyota diakui lebih banyak berasal dari daerah. Jakarta yang biasanya berkontribusi lebih dari 30 persen justru mengalami penurunan.

"Kalau Jakarta itu malah menurun. Kira-kira sekarang dua ribuan unit, atau hanya sekitar 25 persenan, biasanya dia di atas 30 persen kontribusinya," terang Anton Jimmi Suwandy.

Selain itu, bila dibandingkan penjualan Toyota pada periode yang sama tahun sebelumnya, tercatat pembuat mobil asal Jepang ini mampu memasarkan sebanyak 26.000 unit.

Diakuinya, bulan-bulan seperti ini sebenarnya penjualan situasi menjelang lebaran. Bahkan biasanya menjadi salah satu momen puncak penjualan produk mereka.

"Memang jadi cukup jauh perbedaaanya, jadi itu saya bilang market itu berubah," papar Anton Jimmi Suwandy.

Penurunan penjualan di bulan April sebenarnya tidak hanya dirasakan Oleh Toyota. Sebelumnya, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengaku mengalami penurunan penjualan mobil sebesar 82 persen.

baca juga

Disampaikan oleh Business Inovation and Marketing & Sales Director PT HPM, Yusak Billy mengatakan penurunan penjualan didorong oleh pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona jenis baru atau Covid-19.

"Memang sangat berat di April kemarin, jualan kami hanya 18 persen dibandingkan tahun lalu. Jadi turun sebesar 82 persen," terang Yusak Billy.

Ia menambahkan, penjualan mobil Honda di Indonesia tinggal 1.855 unit untuk retail sales. Untuk wholesales, pencapaiannya hanya 10 persen atau 1.183 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kejadian senada juga terjadi di Rusia, dengan jatuhnya penjualan tembus 70 persen. Kejadiannya disebut sebagai "Black April".

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena: Masa Pandemi, Ternyata Banyak Orang Beli Mobil Cash

Fenomena: Masa Pandemi, Ternyata Banyak Orang Beli Mobil Cash

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:23 WIB

Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen

Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2020 | 11:55 WIB

Imbas Covid-19, Honda Catat Laba Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

Imbas Covid-19, Honda Catat Laba Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 16:04 WIB

Terkini

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:13 WIB

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:08 WIB

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:05 WIB

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

×