Fenomena: Masa Pandemi, Ternyata Banyak Orang Beli Mobil Cash

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 13 Mei 2020 | 13:23 WIB
Fenomena: Masa Pandemi, Ternyata Banyak Orang Beli Mobil Cash
Toyota Yaris Hybrid dalam ajang Paris Motor Show 2019. Sebagai ilustrasi booth produk-produk baru Toyota [Shutterstock].

Suara.com - Pandemi Virus Corona baru atau Covid-19 sedikit banyak mempengaruhi penjualan mobil di Tanah Air. Walaupun banyak mengalami penurunan, namun kenyataannya masih ada konsumen yang membeli mobil.

Menariknya lagi, pembelian mobil justru dilakukan secara cash atau tunai. Bahkan sistem pembelian secara tunai dan angsuran disebut tidak berbeda jauh.

"Pastinya sekarang yang cash meningkat dibandingkan yang mengangsur. Walaupun porsi angsuran masih lebih besar dari cash tapi jumlahnya semakin mirip-mirip," ujar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor melalui video conference, belum lama ini.

Layanan beli mobil saat COVID-19 di China [Carscoops].
Layanan beli mobil saat Covid-19 di China. Sebagai ilustrasi [Carscoops].

Lebih lanjut dijelaskannya, fenomena ini bukan hanya disebabkan oleh masalah Covid-19. Tapi karena ada pembatasan juga di dunia leasing.

Saat ini, tambah Anton Jimmi Suwandy, banyak leasing yang menaikkan minimal down payment (DP) atau memperketat seleksi. Bahkan konsumen bekerja sebagai pilot misalnya atau di bidang pariwisata akan dicek lebih dalam pembayarannya.

"Leasing juga mesti berhati-hati karena kondisi ekonominya tidak stabil. Bahkan banyak juga konsumen yang beli mobil secara kredit pun minta supaya pembayarannya ditunda dan itu jumlahnya cukup banyak," kata Anton Jimmy Suwandy.

Terakhir, ia memaparkan bahwa bila merangkum pasar mobil di Indonesia, penurunan pasar sebenarnya tidak hanya dampak dari Covid-19 atau ekonomi saja. Penurunan juga disebabkan dampak dari leasing yang semakin ketat.

"Terakhir pastinya dengan ada aturan PSBB itu juga membatasi penjualan mobil," tegasnya.

Hal ini tentu saja menarik. Pasalnya, bila melihat contoh negara lain, dalam hal ini Rusia, baru saja dilaporkan situasi pasar otomotif nasional mereka. Terjadi anjlok atau kerontokan penjualan mobil baru jenis passenger car sampai light commercial vehicle yang disebut "Black April".  Namun bila ditinjau ulang, pada Maret 2020 mereka mengalami kenaikan penjualan karena warga mengira harga bakal naik saat lockdown.

baca juga

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSBB, Royal Enfield Perpanjang Periode Garansi Selama Tiga Bulan

PSBB, Royal Enfield Perpanjang Periode Garansi Selama Tiga Bulan

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2020 | 12:15 WIB

Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen

Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2020 | 11:55 WIB

Tengah Pandemi, Bulan April Penjualan Mobil Premium Merosot 80 Persen!

Tengah Pandemi, Bulan April Penjualan Mobil Premium Merosot 80 Persen!

Otomotif | Sabtu, 09 Mei 2020 | 22:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×