alexametrics

Penghormatan kepada Sir Stirling Moss, Inilah Maserati MC20

RR Ukirsari Manggalani
Penghormatan kepada Sir Stirling Moss, Inilah Maserati MC20
Prototipe Maserati MC20 dengan signature Sir Stirling Moss [Maserati via ANTARA].

Meninggalnya sang Legenda Tanpa Mahkota, Sir Stirling Moss diperingati Maserati lewat prototipe MC20.

Suara.com - Sir Stirling Moss, atau lengkapnya Sir Stirling Cruafurd Moss, OBE, legenda balap Formula One (F1) sekaligus pereli dan pembalap motor, wafat dalam usia 90 tahun pada Paskah lalu (12/4/2020). Mungkin namanya terdengar asing bagi pencinta otomotif kekinian. Namun bagi kalangan zaman old, menyebut sosok ini adalah sebuah kebanggaan.

Beliau kerap disebut "Sang Legenda Tanpa Mahkota", karena selalu nyaris menang di pelbagai balapan F1 dengan menduduki posisi kedua.  Sir Stirling Moss menjadi driver Britania Raya pertama yang menang di balap F1 saat digelar di negaranya sendiri, saat berlangsung British Grand Prix 1955 di Aintree Circuit, Merseyside. Sepanjang berlaga kurun 1951 - 1961, ia menang 16 kali dari 66 balapan F1 yang diikuti. Menjadi runner-up empat kali berturut-turut,  dan dinobatkan sebagai BBC Sports Personality of the Year pada 1961.

Maserati luncurkan prototipe MC20 pada 13 Mei 2020 untuk mengenang kemenangan beliau di F1 GP Monaco 13 Mei 1956 bersama Maserati 250F  [Maserati via ANTARA].
Maserati luncurkan prototipe MC20 pada 13 Mei 2020 untuk mengenang kemenangan beliau di F1 GP Monaco 13 Mei 1956 bersama Maserati 250F [Maserati via ANTARA].

Dikutip dari kantor berita Antara, dalam laman resmi Maserati, Kamis (14/5/2020) disebutkan bahwa perusahaan sportscar itu membangun prototipe Maserati MC20 untuk didedikasikan kepada Sir Stirling Moss. Adapun waktu peluncurannya adalah 13 Mei yang dipilih untuk mengenang kemenangan beliau dalam Monaco F1 Grand Prix pada 13 Mei 1956. Saat itu yang dibesutnya adalah Maserati 250F.

Adapun desain sportscar ini dipetik dari Maserati Eldorado, mobil balap single seater yang dipiloti Sir Stirling Moss dalam debut balapannya di "Trofeo dei due Mondi", di Monza 1958. Sementara tunggangan Maserati 250F adalah favoritnya yang dibesut pada 1956 - 1957, dan menangguk sukses kecuali kalah dari driver ternama asal Argentina, Juan Manuel Fangio.

Baca Juga: Mal Ditutup, Pizza Hut Jualan di Pinggir Jalan

Semasa hidupnya, Sir Stirling Moss juga kerap menunggang produk Maserati, seperti Tipo 60 Birdcage, Tipo 61 dan 300 S. Lantas, selain berlaga di pentas F1, beliau juga menapaki normo-nomor kejuaraan reli (rally) dan balap sepeda motor, misalnya di Goodwood Festival of Speed.

Akan halnya Maserati MC20, prototipe ini akan menjadi mobil pertama yang mengadopsi mesin baru, dengan pengembangan dan produksi oleh Maserati sendiri. Melalui prototipe MC20 berlogo atau signature Stirling Moss, Maserati ingin memperingati salah satu nama terbaik dalam sejarah motor sport dunia. Sekaligus menegaskan keinginan mendukung ajang balap, setelah mereka memenangkan kejuaraan dunia 2010 melalui MC12.

Komentar