Aman Berkendara, Ini Teknik Kontrol Gas dan Pengereman yang Baik

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Aman Berkendara, Ini Teknik Kontrol Gas dan Pengereman yang Baik
Ujian membuat SIM. Juga melibatkan keterampilan melakukan pengereman. Gambar diambil jauh sebelum COVID-19 (dok Polisi Blitar)

Kecakapan berkendara perlu diasah agar makin tertib di jalan. Ini tipsnya.

Suara.com - Mengendarai sepeda motor di jalan raya membutuhkan skill yang baik. Tujuannya agar aman untuk diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Yang dibutuhkan pemotor adalah perlunya menguasai dua teknik dasar penting dalam berkendara, yaitu kontrol gas dan pengereman.

Kampung Safety Riding Pandean Lamper, Semarang [ANTARA Foto].
Teknik pengereman juga diberikan dalam safety riding. Gambar diambil di Kampung Safety Riding Pandean Lamper, Semarang. Sebagai ilustrasi dan diambil jauh sebelum COVID-19  [ANTARA Foto].

Berikut tips dari tim Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) yang harus diketahui dan dipelajari para pengguna sepeda motor, baik bagi pemula hingga yang sudah mahir.

Begini tekniknya:

  • Pengetahuan dasar yang perlu dipelajari adalah mengetahui beragam fitur sepeda motor yang berhubungan dengan keselamatan berkendara, seperti sistem pengereman, instrumen lampu, kaca spion serta lainnya.
  • Setelah memahami fitur keselamatan berkendara, mulailah pelajari teknik berkendara. Beragam metode latihan dapat dilakukan oleh para pengendara, yakni dengan menggunakan motor statis atau mesin dalam keadaan mati.
  • Untuk teknik pengereman, pastikan sepeda motor dalam keadaan mesin mati dengan posisi standar tengah, tutup putaran gas kemudian tarik tuas rem dengan 4 jari agar mendapatkan pengereman yang maksimal. Juga tarik tuas rem belakang atau injak pedal rem belakang kemudian tarik tuas kopling, kemudian turunkan kaki kiri.
  • Hal ini dapat dilakukan berulang-ulang untuk membiasakan diri sebelum berlatih dalam kondisi mesin menyala. Metode lainnya, dapat juga berlatih menjalankan sepeda motor dari titik A menuju titik B didampingi instruktur berpengalaman.
  • Sedangkan teknik kontrol gas bisa membuka gas dengan cara diputar secara perlahan agar tenaga yang dikeluarkan dapat terkontrol baik, dan menutup putaran gas secara cepat. Sebaliknya, jika terdapat tuas kopling tarik tuas kopling secara cepat dan lepaskan secara perlahan.
  • Untuk teknik dasar pengereman, terdapat 3 tingkatan pelatihan. Pada tingkat pertama, fokus latihan kordinasi putaran gas, tuas rem atau pedal rem dan tuas kopling. Tingkat kedua, berlatihlah mengerem dalam kecepatan lebih tinggi secara bertahap antara 30km per jam - 50km per jam.
  • Pada tahap ketiga, berlatih dengan kecepatan 60km per jam dengan jarak berhenti 17-20m dari titik awal penarikan tuas rem.
  • Pengendara dapat mengasah skill berkendara dengan sering melatih cara mengukur jarak pengereman ideal di sepanjang lintasan yang dikhususkan untuk pelatihan berkendara.
  • Penggunaan teknik pengereman dan teknik bukaan gas secara intens sangat terasa ketika menghadapi tikungan di jalan raya. Dalam menghadapi tikungan, pengendara perlu melakukan pengereman secara perlahan sebelum memasuki area tikungan dan menikung dengan kecepatan konstan.
  • Hindari mengurangi ataupun menambah bukan gas secara mendadak. Pastikan posisi sepeda motor dan postur tubuh saat berkendara dalam kondisi seimbang, sehingga bisa menghindari risiko tergelincir.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS