Airbus Rencanakan Pesawat Komersial dengan Bahan Bakar Hidrogen

BBC

BBC

Rabu, 23 September 2020 | 22:00 WIB
Airbus Rencanakan Pesawat Komersial dengan Bahan Bakar Hidrogen
[BBC].

Suara.com - Perusahaan dirgantara Airbus mengungkap rencana mereka memproduksi pesawat komersial pertama yang tak menghasilkan emisi karbon.

Airbus menargetkan pesawat berbahan bakar hidrogen itu dapat digunakan pada 2035.

Pimpinan eksekutif Airbus, Guillaume Faury, menyebut perusahaannya telah membuat tiga desain pesawat baru itu.

Ia mengklaim desain ini menandai periode bersejarah dalam penerbangan komersial.

Menurutnya, penggunaan bahan bakar hidrogen dapat secara signifikan mengurangi dampak industri penerbangan terhadap perubahan iklim.

Dan sejumlah kalangan menyebut hidrogen berulang kali disebut-sebut sebagai kunci bagi industri penerbangan modern.

Hidrogen pernah menjadi bahan bakar kapal terbang pada awal abad ke-20. Namun hidrogen ditinggalkan sejak insiden terbakarnya pesawat LZ 129 Hindenburg di New Jersey, Amerika Serikat, tahun 1937.

Sejak 2000 hingga 2002, Airbus terlibat dalam proyek yang Cryoplane yang dibiayai Uni Eropa.

Dalam kajian itu, mereka menyelidiki kemungkinan hidrogen cair menjadi bahan bakar pesawat.

baca juga

Akan tetapi, ide dan gagasan soal bahan bakar hidrogen itu jalan di tempat hingga saat ini.

'Komitmen tegas'

Airbus mengklaim mesin turbofan yang mereka buat bakal memungkinkan pesawat non-emisi itu menangkut 200 penumpang sejauh 3200 kilometer.

Sebagai perbandingan, kata mereka, mesin turboprop hanya mampu menanpung setengah kapasitas dan jarak yang mereka targetkan tadi.

Desain sayap dan badan pesawat yang menyatu merupakan yang paling mencolok mata dari tiga desain buatan Airbus.

Tiga pesawat yang bakal mereka buat itu akan digerakkan mesin turbin gas yang dimodifikasi agar dapat membakar cairan hidrogen dan menciptakan daya listrik.

Bagaimanapun, Airbus menyebut bahwa pengelola bandara mesti menginvestasikan uang dalam jumlah besar.

Pembangunan infrastruktur pengisian bahan bakar hidrogen diperlukan agar pesawat ini dapat benar-benar digunakan secara komersial.

"Transisi menuju hidrogen sebagai bahan bakar utama pesawat membutuhkan sikap tegas dari seluruh pemangku kepentingan di industri penerbangan," kata Faury.

"Dengan sokongan pemerintah dan pelaku industri lainnya, kita dapat mengatasi tantangan sekaligus mengedepankan energi terbarukan, termasuk hidrogen, demi industri penerbangan yang berkelanjutan," tuturnya.

Desan pesawat non-emisi ini merupakan hasil dari riset Airbus bersama EasyJet pada 2019. Mereka meneliti kemungkinan pesawat yang terbang dengan tenaga listrik dan campuran bahan bakar.

Pimpinan eksekutif EasyJet, Johan Lundgren, berkata," Kami terus berkomitmen pada penerbangan yang lebih berkelanjutan. Kami yakin teknologi adalah solusi untuk industri ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Cuma Tekan Emisi, Pasar Karbon Bisa Jadi Mesin Cuan Baru Perusahaan

Bukan Cuma Tekan Emisi, Pasar Karbon Bisa Jadi Mesin Cuan Baru Perusahaan

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:25 WIB

Konstruksi Hijau Jadi Tren Baru, Produk Rendah Emisi Mulai Didorong

Konstruksi Hijau Jadi Tren Baru, Produk Rendah Emisi Mulai Didorong

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 08:03 WIB

3 Negara Tetangga Menjerit! Kebakaran di Indonesia Hasilkan 23 Juta Metrik Ton Emisi Karbon

3 Negara Tetangga Menjerit! Kebakaran di Indonesia Hasilkan 23 Juta Metrik Ton Emisi Karbon

News | Sabtu, 05 September 2026 | 16:35 WIB

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Di Balik Pengalaman Relaksasi, Spa Menyimpan Jejak Karbon yang Tak Terlihat

Di Balik Pengalaman Relaksasi, Spa Menyimpan Jejak Karbon yang Tak Terlihat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:55 WIB

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Ketimpangan Jejak Karbon: Emisi Orang Kaya di Balik Kampanye Go Green

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 18:25 WIB

Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan

Di Balik Server Raksasa: Rahasia Kelam di Balik Kecepatan Kecerdasan Buatan

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:42 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×