Sering Macet, Ini Daftar 4 Kota Dengan Lalu Lintas Terpadat di Dunia

Bimo Aria Fundrika, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 05 Desember 2020 | 16:10 WIB
Sering Macet, Ini Daftar 4 Kota Dengan Lalu Lintas Terpadat di Dunia
Ilustrasi macet. [Shutterstock]

Suara.com - Sejumlah kota besar di Indonesia mungkin sudah tidak asing dengan yang namanya macet. Kondisi ini disebabkan oleh banyaknya volume kendaraan dan tidak tertibnya para pengguna jalan.

Mengutip laman GardaOto, sebuah situs yang menghitung kemacetan di 416 kota pada 57 negara di dunia bernama Tomtom Traffic Index mencatat terdapat 4  kota dengan kemacetan terparah di dunia.

Beberapa data yang dianalisis bisa dikatakan berasal dari 600 juta lebih pengemudi di seluruh dunia menggunakan perangkat navigasi di perangkat Tom Tom, sistem indash, dan juga menggunakan smartphone yang dapat merekam setiap data dalam 365 hari per detik dalam setahun.

Tingkat kemacetan akan ditampilkan dalam bentuk persentase, maka akan keluar sebuah data semakin besar maka akan semakin tinggi tingkat kemacetan di kota tersebut. Inilah beberapa Kota Di Dunia yang memiliki tingkat kemacetan tertinggi pada tahun 2019

1. Kota Bengaluru India

Ilustrasi kemacetan lalu lintas. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi kemacetan lalu lintas. (Sumber: Shutterstock)

Tingkat kemacetan di kota ini mencapai 71 persen yang mengakibatkan banyak orang di kota ini kehabisan waktu. Dari data yang tersedia, 10 hari lebih 3 jam atau 243 jam dalam setahun saja jalanan kota ini selalu ramai. 

Pada 20 Agustus 2019 di kota Bengaluru mengalami tingkat kemacetan terparah dengan persentase mencapai 103 persen. 

2. Kota Manila Filipina

Jeepney, kendaraan angkutan kota dan desa di Filipina (Shutterstock).
Jeepney, kendaraan angkutan kota dan desa di Filipina (Shutterstock).

Kota Manila di Filipina memiliki tingkat kemacetan yang sama dengan Bengaluru yakni berpresentasi 71 persen. Bahkan waktu yang terbung lebih besar, yakni 10 hari lebih 17 jam atau sekitar 257 jam dalam setahun. 

baca juga

Akan tetapi, kota ini justru menduduki posisi kedua kota termacet di dunia. Mungkin saja ada faktor lain yang mempengaruhinya.

3. Kota Bogota Di Kolombia

Sejak tahun 2018 sampai tahun 2019 peringkatnya naik 5% dari tahun sebelumnya. Warga di kota ini menghabiskan waktu dengan percuma di Jalanan hingga 9 hari lebih 14 jam atau setara dengan 230 jam.

Tingkat kemacetannya 68%, sehingga negara ini menduduki peringkat ketiga di dunia. Waktu termacet yang dialami di kota ini pernah ada pada tanggal 6 Desember 2019 dengan persentase mencapai 112 persen.

4. Kota Mumbai Di India

Mumbai Pakai Ikon Perempuan di Lampu Pejalan Kaki. (Twitter/AUThackeray)
Mumbai Pakai Ikon Perempuan di Lampu Pejalan Kaki. (Twitter/AUThackeray)

Negara India kembali masuk dalam urutan 4 besar. Dengan tingkat kemacetan mencapai 65 persen. Jam terparah di kota ini jatuh pada hari Jum’at pagi pada pukul 7-8 pagi. Warga di kota ini bisa dibilang membuang waktu tempuh dalam perjalanan hampir 209 jam dalam setahun.

Berbagai kota mungkin memiliki aturan dan tata tertib berlalu lintas sendiri, jadi bagi yang ingin mengunjungi kota-kota di atas harus punya kesabaran yang ekstra, ya. 

Di Indonesia  kemacetan banyak terjadi di kota-kota besar. Kemacetan terjadi juga dapat disebabkan oleh jumlah masyarakat atau penduduk dalam suatu yang begitu padat, misalnya seperti Ibu Kota Jakarta. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Jalan Tol AP Pettarani Bikin Makassar Tambah Macet

Proyek Jalan Tol AP Pettarani Bikin Makassar Tambah Macet

Sulsel | Jum'at, 11 Desember 2020 | 13:40 WIB

Pandemi COVID-19, Warga Amerika Serikat Tetap Mudik Thanksgiving

Pandemi COVID-19, Warga Amerika Serikat Tetap Mudik Thanksgiving

Otomotif | Senin, 23 November 2020 | 10:30 WIB

Ribuan Simpatisan Sambut Habib Rizieq di Persimpangan Gadog Bogor

Ribuan Simpatisan Sambut Habib Rizieq di Persimpangan Gadog Bogor

Video | Jum'at, 13 November 2020 | 10:48 WIB

Terkini

Babinsa Ikut Urusi Pajak, Imparsial Tegaskan Langgar UU TNI

Babinsa Ikut Urusi Pajak, Imparsial Tegaskan Langgar UU TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:46 WIB

Bank Jor-joran Salurkan Kredit Hijau, Tapi Ancaman Greenwashing Mengintai

Bank Jor-joran Salurkan Kredit Hijau, Tapi Ancaman Greenwashing Mengintai

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:46 WIB

Dua Dekade Bangun Usaha Gula Merah, Rosidah Sukses Kembangkan UMKM Sumenep Berkat KUR BRI

Dua Dekade Bangun Usaha Gula Merah, Rosidah Sukses Kembangkan UMKM Sumenep Berkat KUR BRI

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:43 WIB

Guru Besar UI Soroti Krisis Senyap di Dunia Medis: Mengapa Dokter yang Sakit Tetap Bekerja?

Guru Besar UI Soroti Krisis Senyap di Dunia Medis: Mengapa Dokter yang Sakit Tetap Bekerja?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:42 WIB

Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya

Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:41 WIB

Kepala BGN Jawab Kritik Dapur MBG vs Sekolah Rusak: Tak Adil Jika Dibandingkan

Kepala BGN Jawab Kritik Dapur MBG vs Sekolah Rusak: Tak Adil Jika Dibandingkan

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:35 WIB

KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah

KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:35 WIB

3 Bedak Padat Viva untuk Kulit Kuning Langsat, Lengkap Review Pembeli

3 Bedak Padat Viva untuk Kulit Kuning Langsat, Lengkap Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:33 WIB

Laba Bersih Chandra Asri Tembus Rp6,71 Triliun di Semester I-2026

Laba Bersih Chandra Asri Tembus Rp6,71 Triliun di Semester I-2026

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:32 WIB

Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah

Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:31 WIB

×