Survei: Pabrikan Ini Paling Rendah Menerapkan Sistem Pengereman Otomatis

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Minggu, 27 Desember 2020 | 12:15 WIB
Survei: Pabrikan Ini Paling Rendah Menerapkan Sistem Pengereman Otomatis
Ilustrasi sistem pengereman. [Capri23auto/Pixabay]

Suara.com - Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) mengungkap, sistem pengereman darurat otomatis yang disematkan para pembuat mobil.

Dari data yang dipaparkan, jajaran produk General Motors (GM) memiliki persentase paling rendah. Di mana hanya 47 persen kendaraan GM yang dilaporkan menggunakan sistem pengereman darurat pada 2020.

Selain GM, Maserati, dan Mitsubishi juga masuk dalam daftar terendah. NHTSA mencatat, hanya 48 persen kendaraan Maserati yanh dilengkapi dengan pengereman darurat otomatis.

Sedangkan Mitsubishi tercatat hanya 39 persen. Sementara itu, produk Tesla dan Volvo sudah menyematkan sistem tersebut pada setiap produk yang dipasarkan. BMW, Audi, dan Subaru sudah menggunakannya pada 99 persen kendaraan.

Markas General Motors di Detroit. [shutterstock]
Markas General Motors di Detroit. [shutterstock]

"Sistem pengereman darurat otomatis dapat membantu mencegah atau mengurangi parahnya tabrakan yang juga mengurangi risiko cedera," kata James Owens, Deputi Administrator NHTSA, dikutip dari GM Authority, Minggu (27/12/2020).

Ia menambahkan, penerapan pengereman darurat otomatis yang jauh lebih cepat sebelum regulasi ditetapkan berarti lebih banyak cedera dan nyawa yang dapat diselamatkan.

"Kami memuji pabrikan karena bergerak cepat untuk memasukkan teknologi meminimalisir cedera saat terjadi kecelakaan ke dalam kendaraan baru," kata James.

Selama ini, NHTSA telah bekerja sama dengan pembuat mobil dalam upaya untuk melengkapi lebih banyak kendaraan baru dengan sistem pengereman darurat otomatis, dengan tujuan agar semua kendaraan penumpang baru dilengkapi dengan fitur tersebut pada 31 Agustus 2020.

Menurut data terbaru, NHTSA memperkirakan bahwa kesepakatan ini dapat membuat standar pengereman darurat otomatis pada mobil baru, tiga tahun lebih cepat daripada melalui proses regulasi yang sebanding.

baca juga

Pengereman darurat otomatis adalah teknologi keselamatan aktif yang akan mengerem secara otomatis dari pengemudi ketika akan terjadi benturan.

Sistem ini dimaksudkan untuk mengurangi fatalnya dampak tabrakan yang dapat merenggut korban jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bila Rem Mobil Tiba-Tiba Blong, Apa yang Harus Dilakukan ?

Bila Rem Mobil Tiba-Tiba Blong, Apa yang Harus Dilakukan ?

Otomotif | Kamis, 23 April 2020 | 13:35 WIB

Sudah Balancing, Namun Bergetar Saat Injak Rem, Apakah Penyebabnya?

Sudah Balancing, Namun Bergetar Saat Injak Rem, Apakah Penyebabnya?

Otomotif | Senin, 10 Februari 2020 | 18:00 WIB

e-4ORCE, Teknologi Peningkat Kinerja KBL Nissan

e-4ORCE, Teknologi Peningkat Kinerja KBL Nissan

Otomotif | Sabtu, 18 Januari 2020 | 07:00 WIB

Musim Penghujan Belum Usai, Jangan Lengah Rawat Mobil

Musim Penghujan Belum Usai, Jangan Lengah Rawat Mobil

Otomotif | Jum'at, 24 Januari 2020 | 08:00 WIB

Wah, Piaggio Lakukan Recall Karena Masalah Pengereman

Wah, Piaggio Lakukan Recall Karena Masalah Pengereman

Otomotif | Selasa, 10 Desember 2019 | 16:00 WIB

Ganas, Porsche Uji Coba Crossover dengan Empat Motor Listrik

Ganas, Porsche Uji Coba Crossover dengan Empat Motor Listrik

Otomotif | Jum'at, 06 Desember 2019 | 12:00 WIB

Terkini

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang

Foto | Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×