alexametrics

Dagangan Penjual BBM Eceran Kelewat Ekstrem, Respons Warganet Bikin Salfok

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Dagangan Penjual BBM Eceran Kelewat Ekstrem, Respons Warganet Bikin Salfok
Dagangan penjual bensin eceran bikin salah fokus. (Facebook)

Sejak kapan pesawat terbang butuh bahan bakar eceran?

Suara.com - Lazimnya pedagang bensin eceran cuma menjual beberapa jenis bahan bakar yang paling laku di pasaran, seperti Pertalite, Pertamax, dan solar. Namun, tidak dengan yang satu ini.

Viral di media sosial, potret dagangan penjual BBM eceran yang menjual bahan bakar pesawat, alias avtur.

Potret tersebut diunggah di Facebook pada sebuah grup pencinta motor bekas, Minggu (3/1/2021).

"Ada avtur dan Pertamax Turbo buat balapan, lokasi Pelemsari, Prambanan," tulis warganet tersebut. 

Baca Juga: Soo Sweet, Kang Emil Hadiahi Bu Cinta Motor Custom di Wedding Aniv

Dagangan penjual bensin eceran bikin salah fokus. (Facebook)
Dagangan penjual bensin eceran bikin salah fokus. (Facebook)

Sekilas mengenai penggunaan avtur pada motor, secara teknis bisa-bisa saja dilakukan. Walau demikian perlu diketahui bahwa risiko untuk menggunakan avtur lebih besar dibanding manfaatnya.

Avtur punya oktan lebih dari 100, yang mana baru bisa optima jika digunakan pada kendaraan berkompersi tinggi. Jika kompresinya rendah maka akan mubazir. Belum lagi adanya pembakaran tak sempurna memicu adanya sisa pembakaran yang berupa plak karbon, yang bisa menggangu kinerja dapur pacu.

Selain itu, penggunaan bahan bakar ini juga memicu adanya panas mesin berlebih, sehingga jika mesin yang digunakan masih standar dan bukan oprekan balap, maka penggunaan avtur masih belum diperlukan.

Tak heran jika unggahan di atas menuai sederet respons kocak warganet, seperti pada beberapa komentar berikut ini.

"Kali aja ada pesawat yang keabisan di tengah langit terus bisa mampir kan," tulis Surya Darmawan.

Baca Juga: Usai Libur Nataru, Jasa Marga Catat 106.058 Kendaraan Kembali Ke Jakarta

"Bakule pinter ciu ditulis avtur (Penjualnya pintar, miras ditulis avtur)," kata Sobirin R.

Komentar