Array

Pandemi 2020, Ekspor Mobil Listrik Murni dan Hidrogen Korea Selatan Tumbuh

Senin, 04 Januari 2021 | 09:30 WIB
Pandemi 2020, Ekspor Mobil Listrik Murni dan Hidrogen Korea Selatan Tumbuh
Hyundai Nexo sel hidrogen yang dipamerkan di Geneva Motorshow 2018 [Shutterstock].

Suara.com - Korea Selatan mendapat keuntungan besar melalui ekspor mobil listrik yang melonjak hingga 40 persen pada 2020. Adapun kategorinya beragam, mulai mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) sampai mobil hidrogen.

Dikutip kantor berita Antara dari kantor berita Yonhap pada Senin (4/1/2021), kenaikan itu disebutkan Kementerian Perdagangan Korea Selatan dikarenakan permintaan yang terus bertumbuh.

Pada 2019, pendapatan ekspor dari hasil penjualan BEV maupun hidrogen hanya mencapai 3,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS), sedangkan di 2020, angka ini mengalami kenaikan hingga 4,6 miliar dolar AS.

"Kendaraan ramah lingkungan menyumbang 12 persen dari keseluruhan pengiriman kendaraan negara tahun lalu. Naik dari 7,7 persen tahun sebelumnya," jelas pihak kementerian Korea Selatan itu.

Hyundai Kona elektrik yang beredar di Indonesia [Pt Hyundai Motors Indonesia].
Hyundai Kona EV yang beredar di Indonesia [PT Hyundai Motors Indonesia].

Hyundai Motor Group, produsen mobil terbesar Korea Selatan disebut bersemangat mengekspor model-model mobil listrik andalannya, yaitu Hyundai KONA EV dan Hyundai IONIQ EV, serta satu model berbahan bakar hidrogen, yaitu Hyundai Nexo.

Sebelumnya, Kementerian Transportasi Korea Selatan mengumumkan bahwa untuk pasar dalam negeri sendiri, di negara ini terjadi peningkatan permintaan suku cadang kendaraan EV dalam lima tahun terakhir.

Juga dikutip dari Yonhap, jumlah penjualan suku cadang mobil listrik menunjukkan 131.923 unit sampai akhir November. Sementara pada 2016, tercatat hanya 10.855 unit.

Untuk itu, pemerintah setempat menargetkan siap menyediakan 1,13 juta BEV dan 200.000 mobil hidrogen pada 2025.

Konsumen dalam negeri Korea Selatan bisa membeli mobil listrik dengan harga lebih murah karena adanya subsidi pemerintah pusat senilai 8 juta won dan subsidi pemerintah provinsi bernilai hingga 10 juta won.

Baca Juga: Coba Mobil Listrik, Ini Hasil Hitungan Menteri BUMN Erick Thohir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI