alexametrics

Mulai Ekspansi ke Asia Tenggara, Husqvarna Hadirkan Motor Keren di Malaysia

Irwan Febri Rialdi | Cesar Uji Tawakal
Mulai Ekspansi ke Asia Tenggara, Husqvarna Hadirkan Motor Keren di Malaysia
Husqvarna Svartpilen dan Vitpilen 401. (rideapart.com)

Pabrikan Eropa mulai menggelontorkan motor berkapasitas kecil untuk berbagai pasaran di Asia Tenggara.

Suara.com - Husqvarna akhirnya kembali ke pasar Malaysia di bawah naungan Eurotech Wheel Distributiin Sdnm Bhd.

Di Negeri Jiran, mereka menghadirkan motor sederet motor unggulan. Dilansir dari Rideapart, Rabu (13/1/2021), dua motor yang dipastikan hadir adalah Vitpilen dan Svartpilen 401, yang belakangan kerap menjadi sorotan para pencinta motor dunia.

Belum lagi, mereka disinyalir bakal menghadirkan Svartpilen 250 di pasaran negeri tersebut.

Svartpilen 250 disebut mengusung platform yang sama dengan KTM 250 Duke, dengan mesin silinder tunggal 248,8cc yang memompa 25 tenaga kuda. Sepeda ini sangat ideal untuk lingkungan perkotaan serta mengatasi liku-liku di akhir pekan.

Baca Juga: Tok! Tes Pramusim MotoGP Malaysia 2021 di Sirkuit Sepang Dibatalkan

Husqvarna Svartpilen 250. (husqvarna-motorcycles.com)
Husqvarna Svartpilen. (husqvarna-motorcycles.com)

Meskipun menjadi sepeda dengan kapastias terkecil dan paling terjangkau dengan harga hanya RM 24.800, atau sekitar Rp 86 jutaan, Svartpilen 250 dilengkapi dengan suspensi WP premium, serta sistem pengereman Bybre besar yang dilengkapi ABS.

Sementara itu untuk versi 401, kedua motor ini menggunakan mesin silinder tunggal 373cc yang sama dengan yang ditemukan pada KTM 390 Duke yang mampu menghasilkan llecutan tenaga 44 daya kuda.

Sama seperti Svartpilen 250, kedua motor ini dilengkapi dengan garpu terbalik 43mm premium dari WP, serta rem Bybre yang dilengkapi ABS. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi enam percepatan yang dilengkapi dengan slipper clutch.

Baik Vitpilen dan Svartpilen dibandrol dengan harga RM 29.800, atau setara dengan Rp 103 jutaan.

Baca Juga: Soal All New Honda PCX 160 Mendarat di Indonesia, PT AHM Angkat Suara

Komentar