Industri Bus Nasional Bertahan di tengah Krisis Akibat Pandemi Covid-19

Liberty Jemadu

Selasa, 02 Februari 2021 | 19:11 WIB
Industri Bus Nasional Bertahan di tengah Krisis Akibat Pandemi Covid-19
Pekerja merakit bus di Pabrik Karoseri CV Laksana, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019). [Antara/Aji Styawan]

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai industri bus nasional masih mampu bertahan di tengah pandemi, demikian dikatakan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperin Taufiek Bawazier dalam acara Busworld Southeast Asia, Selasa (2/2/2021).

"Pada tahun 2018 produksi bus sebesar 3.460 unit, pada tahun 2019 kita menghasilkan 3.275 unit, dan saat pandemi COVID-19 pada 2020 kita masih mampu memproduksi 2.075 unit bus," papar dia.

Menurut Taufiek kebutuhan dalam negeri yang cukup tinggi menjadi salah satu penopang industri bus bertahan di tengah pandemi. Apalagi pemerintah juga terus meningkatkan sistem transportasi umum di sejumlah provinsi.

"Termasuk juga program peremajaan alat transportasi yang telah berusia 25 tahun, ini menjadi potensi," kata Taufiek Bawazier.

Taufiek juga menyampaikan pada masa pandemi persentase kendaraan niaga cenderung meningkat dibandingkan dengan kendaraan penumpang.

"Yang menarik jika kita lihat data total kendaraan penumpang dan niaga, sebelum COVID-19 persentase kendaraan niaga hanya 17 persen, dan di era COVID-19 presentasi kendaraan niaga meningkat menjadi 20 persen. Artinya, di era COVID-19 justru kendaraan-kendaraan niaga yang lebih kuat di dalam market dibanding total produksi otomotif nasional," paparnya.

Dengan demikian, lanjut dia, pada era pandemi COVID-19 ini terjadi perubahan struktur pasar antara kendaraan penumpang dan niaga.

Maka itu, Taufiek mengharapkan agar Asosiasi Karoseri Indonesia (Askarindo) dan Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) dapat mendorong anggotanya terus berinovasi, terutama pemanfaatan digital di era 4.0.

"Saat ini Indonesia sudah menetapkan Making Indonesia 4.0 dengan tujuh prioritas sektor, salah satunya sektor transportasi sebagai penggerak ekonomi nasional," ucapnya.

baca juga

Ia optimistis industri otomotif dalam negeri baik industri perakitan maupun industri karoseri memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial di dalam negeri, baik dari sisi tipe maupun jumlah kendaraan sehingga mampu memberikan kontribusi lebih baik terhadap industri nasional.

Pada Januari Taufiek mengemukakan Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur INdonesia sebesar 52,0, membaik dibandingkan sejak awal pandemi.

"Indikator ekonomi, khususnya industri di Tanah Air terus menunjukkan perkembangan jika dilihat dari PMI. Kita berhasil berjuang dari awal COVID-19 pada bulan April 2020 di mana PMI kita hanya cuman 27,5. Jadi semua sektor terpukul kita berusaha untuk melakukan perbaikan sehingga industri tetap berproduksi," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 19:24 WIB

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Hino Terapkan Digitalisasi PDI dan Standarisasi Karoseri Guna Menjamin Keamanan Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:50 WIB

Hino Perkuat Jaringan Logistik Jawa Timur dengan Dealer Baru di Banyuwangi

Hino Perkuat Jaringan Logistik Jawa Timur dengan Dealer Baru di Banyuwangi

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:48 WIB

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Penjualan Mobil Niaga Ringan Melonjak, Gaikindo Akui Kontribusi MBG

Otomotif | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:50 WIB

Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah

Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah

Otomotif | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan

Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 13:15 WIB

Hino Perkuat Investasi dan Siap Jadikan Indonesia Basis Ekspor Kendaraan Niaga Global

Hino Perkuat Investasi dan Siap Jadikan Indonesia Basis Ekspor Kendaraan Niaga Global

Otomotif | Senin, 20 April 2026 | 11:21 WIB

Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional

Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×