alexametrics

Daihatsu Raih Tren Positif Awal Tahun, Gran Max Jadi Penopang

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Daihatsu Raih Tren Positif Awal Tahun, Gran Max Jadi Penopang
Daihatsu Gran Max MB 1.5 D PS, sebagai ilustrasi salah satu model terlaris Daihatsu [PT Astra Daihatsu Motor].

Model-model Daihatsu Gram Max, Sigra, serta Terios menjadi tulang punggung pencapaian ini.

Suara.com - Membuka lembaran 2021, Daihatsu menorehkan penjualan retail 9.528 unit pada Januari atau naik 4 persen dibandingkan Desember 2020, dengan pencapaian market share 17,6 persen.

Sementara secara nasional, penjualan retail otomotif Indonesia pada Januari 2021 mencapai sekitar 53 ribu unit atau turun sekitar 21 persen dibandingkan Desember 2020.

"Daihatsu bersyukur dapat mengawali 2021 lewat pencapaian yang lebih baik dibandingkan bulan lalu dengan market share 17,6 persen. Kami yakin, pasar otomotif tahun ini akan lebih baik daripada tahun sebelumnya," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Pada Januari 2021, penjualan retail Daihatsu didominasi oleh tiga model utama, yaitu Daihatsu Gran Max Pickup 3.046 unit (berkontribusi 32,0 persen), disusul Daihatsu Sigra 2.218 (23,3 persen), dan Daihatsu Terios 1.377 unit (14,5 persen).

Baca Juga: Musim Banjir, Ini 5 Cara Aman Bawa Mobil Matik dari Daihatsu

Daihatsu Terios dipamerkan dalam pameran IIMS 2018 di Jakarta pada April 2018. [Shutterstock]
Daihatsu Terios dipamerkan dalam pameran IIMS 2018 di Jakarta pada April 2018. Sebagai ilustrasi salah satu produk terlaris Daihatsu [Shutterstock]

Sedangkan Daihatsu sendiri memprediksi untuk pasar 2021, akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Meskipun dalam hal ini penjualan mobil belum akan sepenuhnya kembali pulih.

"Tahun 2021, GDP Indonesia secara perkiraan IMF itu 5,1 persen dan lebih baik dari global. Melihat kondisi prediksi yang lebih baik, kami optimis pasar mobil akan lebih baik dari 2020, tetapi tidak akan menyentuh level seperti 2019 (1 jutaan unit)," jelas Amelia Tjandra, saat konferensi pers secara virtual beberapa waktu lalu.

Komentar