Meski Ada Insentif, Kendaraan Listrik Tak Langsung Ikut Terdorong

RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 14 Februari 2021 | 15:51 WIB
Meski Ada Insentif, Kendaraan Listrik Tak Langsung Ikut Terdorong
Peresmian SPKLU dilakukan di empat kota: Jakarta, Tangerang, Bandung, dan Bali bagian selatan, bertepatan Hari Sumpah Pemuda. Sebagai ilustrasi kesiapan menuju ekosistem mobil listrik [Dok PLN].

Suara.com - Konsultan properti Colliers International menyatakan masuknya kendaraan listrik dan baterai ke pasar tampaknya akan menjadi bintang baru bagi sektor industri dan logistik di Indonesia.

Di sisi lain, berbagai kawasan industri di daerah harus siap menerima industri yang terkait dengan kendaraan listrik seperti pembuatan baterai mobil listrik. Demikian dikutip kantor berita Antara dari pemaparan Rivan Munansa, Director Industrial & Logistics Services Colliers International Indonesia, keterangan tertulis, Sabtu (13/2/2021).

"Masuknya industri-industri baru seperti kendaraan listrik dan baterai menunjukkan peluang besar bagi kawasan industri di Indonesia untuk menyambut berbagai jenis industri lainnya," jelasnya.

Akan tetapi, barang konsumsi dan e-commerce akan terus meluas, juga data center serta fasilitas cold storage masih tetap berkembang, seperti halnya berbagai industri lainnya.

Pengemudi taksi online melakukan pengisian daya pada mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor PLN Disjaya, Gambir, Jakarta, Selasa (6/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pengemudi taksi online melakukan pengisian daya pada mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor PLN Disjaya, Gambir, Jakarta, Selasa (6/10/2020).   Sebagai ilustrasi [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Dengan mempertimbangkan potensi dan peluang serta berbagai langkah khusus yang dilakukan pemerintah, kesiapan sektor industri untuk menyambut industri baru terlihat positif. Ini memberikan peluang yang luar biasa bagi sektor industri dan iklim investasi di Indonesia," tambah Rivan Munansa.

Pemerintah Indonesia memang terus mengupayakan tumbuhnya ekosistem kendaraan bermotor listrik. Meski pun penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dinilai akan berjalan secara bertahap.

Septian Hario Seto, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Maritim dan Investasi, dalam jumpa pers virtual, sepekan lalu (5/2/2021) mengatakan pemerintah pun telah menyiapkan insentif untuk bisa mendorong kendaraan listrik, salah satunya dengan pembebasan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) tahun ini.

"Jadi memang kalau saya lihat sudah ada regulasinya yang akan berlaku di akhir tahun ini, PPnBM untuk mobil listrik ini nol persen. PPnBMnya ini akan nol pada Oktober atau November. Jadi kalau mau beli mobil listrik, tunggu saja dulu sampai akhir tahun," katanya.

Meski pemerintah telah menyiapkan insentif, Septian Hario Seto menilai kebijakan itu tidak akan serta merta mendorong penggunaan kendaraan listrik secara signifikan. Hal itu, lanjut dia, juga lantaran kondisi Indonesia yang luas dan berupa kepulauan. Belum lagi jika nanti dibandingkan dengan insentif untuk kendaraan konvensional dan mobil hybrid.

"Bahkan dengan permodelan yang kami bikin, walaupun PPnBM dinolkan, insentif kami berikan lebih banyak untuk mobil listrik, kami lihat ini akan gradual (bertahap) penetrasinya," imbuh Septian Hario Seto.

Ia juga memperkirakan pembangunan infrastruktur di negara seluas Indonesia akan membutuhkan waktu sehingga penetrasi kendaraan listrik akan terjadi bertahap di seluruh penjuru Tanah Air.

Dan masih diperlukan analisis mendalam untuk menilai kesiapan kawasan listrik dalam menerima masuknya tipe industri baru seperti kendaraan listrik dan baterai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Sneakerina? Sepatu Hybrid yang Kasual dan Modis, Ini Model Populernya

Apa Itu Sneakerina? Sepatu Hybrid yang Kasual dan Modis, Ini Model Populernya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Ancaman Tarif Redam Ekspansi Mobil Hybrid China di Pasar Eropa

Ancaman Tarif Redam Ekspansi Mobil Hybrid China di Pasar Eropa

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Suahasil Klaim Tax Ratio RI Sebenarnya 12 Persen, Bukan 10 Persen

Suahasil Klaim Tax Ratio RI Sebenarnya 12 Persen, Bukan 10 Persen

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Honda Siapkan Sederet Mobil Hybrid Baru Lawan Toyota: Ada CR-V

Honda Siapkan Sederet Mobil Hybrid Baru Lawan Toyota: Ada CR-V

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Mobil Hybrid Dominasi Penjualan Toyota di Pasar Amerika Serikat

Mobil Hybrid Dominasi Penjualan Toyota di Pasar Amerika Serikat

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Pilihan Mobil Hybrid di Indonesia Oktober 2026 dan Harganya

Pilihan Mobil Hybrid di Indonesia Oktober 2026 dan Harganya

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Toyota Land Cruiser FJ Siap Tahan Laju Mobil Listrik China di Asia

Toyota Land Cruiser FJ Siap Tahan Laju Mobil Listrik China di Asia

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Survei Anjlok, Prabowo Mulai Tebar BLT Hingga Insentif Pajak Kelas Menengah

Survei Anjlok, Prabowo Mulai Tebar BLT Hingga Insentif Pajak Kelas Menengah

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Pembiayaan Kendaraan Listrik Melonjak 34,67 Persen

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Terkini

Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership

Satukan Doa dan Ikhtiar, Kilang Plaju Perkuat Keselamatan Pekerja Lewat Safety Leadership

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:09 WIB

Terbongkar dari Keluhan Flek, Ayah di Jakbar Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 6 Bulan

Terbongkar dari Keluhan Flek, Ayah di Jakbar Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 6 Bulan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan

Frank & co. Bidik Pasar Gen Z, Hadirkan Konsep Butik Terbaru di Delipark Medan

Sumut | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Tips Kejar Marathon Internasional, Tak Cukup Latihan Fisik tapi Juga Perlu Siapkan Finansial

Tips Kejar Marathon Internasional, Tak Cukup Latihan Fisik tapi Juga Perlu Siapkan Finansial

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Dokter Richard Lee Peroleh Penangguhan Penahanan, Kondisi Tubuhnya Bikin Salfok

Dokter Richard Lee Peroleh Penangguhan Penahanan, Kondisi Tubuhnya Bikin Salfok

Entertainment | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Take Charge of My Heart: Romcom Sederhana yang Menghangatkan Hati

Take Charge of My Heart: Romcom Sederhana yang Menghangatkan Hati

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Serahkan Bukti Warga ke BPS, Pospera Beri Waktu 3 Bulan Perbaiki Penetapan Desil

Serahkan Bukti Warga ke BPS, Pospera Beri Waktu 3 Bulan Perbaiki Penetapan Desil

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:53 WIB

Tidak Hanya Micellar Water, Ini 5 Rekomendasi Cleansing Balm untuk Membersihkan Sisa Riasan

Tidak Hanya Micellar Water, Ini 5 Rekomendasi Cleansing Balm untuk Membersihkan Sisa Riasan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:45 WIB

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

Direktur PT TPL Jadi Tersangka Korupsi Rp2 Triliun! Diduga Manipulasi Harga Pupl dan Suap Pajak

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:34 WIB

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 20:30 WIB

×