Pantang Langsung Tancap Gas, Begini Penanganan Vespa Matik usai Kena Banjir

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 23 Februari 2021 | 09:55 WIB
Pantang Langsung Tancap Gas, Begini Penanganan Vespa Matik usai Kena Banjir
Penanganan Vespa matik usai kena banjir. (Istimewa)

Suara.com - Cuaca ekstrem yang mengakibatkan banjir beberapa di beberapa daerah di Tanah Air tentu harus membuat pemilik kendaraan harus ekstra waspada.

Hal ini disebabkan adanya risiko air masuk ke dalam komponen penting pada motor.

Pada bagian bodi yang kotor akibat terendam banjir, penanganannya cuma perlu pencucian hingga bersih.

Namun jika berbicara mengenai mesin, termasuk pada Vespa matik, terdapat penanganan yang wajib diperhatikan.

Dennil Sagita, founder dari Bengkel Scooter VIP menyatakan bahwa pantang bagi pemilik Vespa matik untuk menyalakan motornya langsung usai tergenang banjir.

"Sehabis Vespa matik terendam banjir, sebaiknya jangan langsung coba dinyalakan karena ada peluang terjadi water hammer di mesin," ujar Dennil.

Water hammer terjadi ketika ada air berlebih yang masuk ke mesin dan ikut terkompresi sehigga berakibat fatal hingga membuat mesin jebol.

Penanganan Vespa matik usai kena banjir. (Istimewa)
Penanganan Vespa matik usai kena banjir. (Istimewa)

Ia menyarankan agar Vespa segera dibawa ke bengkel terdekat baru setelah itu dibawa ke bengkel spesialis yang biasa melayani Vespa matik.  Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya korsleting.

"Kalau di bengkel kami biasanya tahapan langkah diagnosa awal yang kami lakukan di Vespa matik meliputi check filter udara, cek transmisi CVT, cek oli mesin, cek oli gearbox, kondisi knalpot dan kelistrikan," ucap Dennil.

baca juga

"Nah untuk transmisi CVT akan dibuka untuk dibersihkan dan dilumasi kembali. Bakal rentan slip dan karatan kalau kotor," lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa bagian knalpot diperiksa dan dikeringkan agar tidak terjadi korosi (karat) dan menghambat gas buang dari mesin.

Buat Vespa yang sebelumnya terendam banjir, filter udara dan oli mesin juga disarankan untuk diganti baru, karena kalau sampai didiamkan agak lama akan terjadi korosi (karat) yang dapat mengganggu kinerja dan fungsi dari Vespa itu sendiri.

Gangguan ini terutama terjadi di bagian kabel rem, bearing arm, bearing komstir dan bearing lainnya akibat air kotor yang tidak dibersihkan.

Bahkan air banjir juga dapat mengakibatkan kotoran bisa naik keatas yang dapat merusak fungsi ECU (Electronic Control Unit).

Untuk para pemakai Vespa matik yang menggunakan kendaraannya untuk beraktivitas harian, maka ada beberapa hal yang wajib diperhatikan selama musim hujan.

"Penting untuk mengecek kondisi ban depan/belakang, rem depan dan belakang karena suka selip biasanya, lampu depan, lampu rem, lampu sen kanan kiri, lalu lumasi engsel jok dan jika Vespa matik tersebut jarang digunakan selama musim hujan, ada baiknya dipanaskan setiap 2 atau 3 hari sekali agar aki selalu terisi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Belum Ungkap Model yang Mendapatkan Diskon PPnBM

Honda Belum Ungkap Model yang Mendapatkan Diskon PPnBM

Otomotif | Selasa, 23 Februari 2021 | 09:42 WIB

Aksi Bocah Bonceng Tiga Ngebut Pakai Sepeda Motor, Endingnya Ngilu

Aksi Bocah Bonceng Tiga Ngebut Pakai Sepeda Motor, Endingnya Ngilu

Hits | Selasa, 23 Februari 2021 | 06:43 WIB

Daihatsu Belum Bisa Perkirakan Dampak dari PPnBM 0 Persen

Daihatsu Belum Bisa Perkirakan Dampak dari PPnBM 0 Persen

Otomotif | Senin, 22 Februari 2021 | 23:26 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×