alexametrics

Demi Keselamatan, Kampas Rem Juga Perlu Dirawat

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Demi Keselamatan, Kampas Rem Juga Perlu Dirawat
Kegiatan memeriksa kampas rem dan piringan rem yang mesti dilakukan rutin. Sebagai ilustrasi [Envato Element/davidpereiras].

Pastikan tidak ada kotoran menempel serta dilumasi dengan baik.

Suara.com - Kampas rem memiliki fungsi menjaga agar tidak terjadi gesekan langsung antara permukaan rem dengan roda. Sama-sama terbuat dari besi, tanpa kehadiran komponen itu, bisa terjadi percikan api.

Nah, mengingat pentingnya peran kampas rem, maka kondisinya harus diperhatikan. Tak hanya pada mobil namun kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Komponen yang satu ini pantang diabaikan, bahkan sangat layak diberikan perhatian ekstra karena berhubungan langsung dengan keselamatan pengendaranya.

Mengutip Wahana Honda, berikut tips merawat kampas rem motor agar tetap awet saat digunakan:

Baca Juga: Korbankan Nyawa, Aksi Tukang Parkir Hentikan Motor Rem Blong Banjir Pujian

Penampang rem cakram atau disc brake pada sepeda motor modern. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Penampang rem cakram atau disc brake pada sepeda motor modern. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

1. Bersihkan kampas rem secara rutin

  • Cara pertama adalah membersihkannya secara rutin. Terlebih jika motor baru saja digunakan untuk melintasi hujan atau jalanan yang digenangi air atau lumpur.
  • Hal ini disebabkan kampas rem sangat rawan kotor dan jika tidak dibersihkan dapat mengganggu efektivitas kinerjanya.
  • Untuk membersihkan komponen yang satu ini cukup mudah. Hanya perlu membasuhnya dengan air bersih dan memastikan bahwa tidak ada debu, pasir, lumpur atau kotoran lain yang masih menempel. Dengan demikian, kampas rem dapat berfungsi optimal seperti sedia kala.

2. Pastikan terdapat jarak antara kampas rem dengan piringan cakram

  • Pastikan kampas rem memiliki jarak bebas dengan piringan cakram. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya gesekan antara dua komponen sebelum tuas rem digunakan.
  • Jika jarak antara kampas rem dan piringan cakram belum sempurna, bisa mengaturnya dengan memutar roda ban. Apabila terdapat gesekan, artinya posisi itu masih kurang tepat. Sehingga perlu dibenahi kembali untuk mendapatkan posisi yang paling sempurna.

3. Pastikan bearing atau laher motor selalu terlumasi

  • Bearing atau yang lebih sering disebut laher atau bantalan adalah sebuah komponen pada motor yang bertugas mengurangi gesekan pada rumah as yang ada di velg.
  • Pastikan sudah dilumasi sehingga perputaran roda motor akan jauh lebih stabil dan lebih nyaman digunakan berkendara di jalan raya.
  • Komponen ini juga harus diperhatikan karena berhubungan dengan kampas rem. Pastikan bahwa bearing selalu dalam kondisi terlumasi secara baik. Sehingga fungsinya akan jauh lebih maksimal saat digunakan.

4. Hindari penggunaan rem mendadak

  • Tips terakhir yang bisa dicoba untuk merawat kampas rem adalah berkendara hati-hati.
  • Hindari berkendara dalam kecepatan tinggi, kemudian melakukan pengereman mendadak. Selain berbahaya, juga bisa membuat kampas rem lebih cepat aus dan mengurangi usia pakainya.

Baca Juga: Rem Blong Saat Mengemudi? 5 Hal Ini Tidak Boleh Anda Lakukan

Komentar