alexametrics

Rantai Pasokan Mengalami Kekurangan, Toyota dan Honda Pangkas Produksi

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Rantai Pasokan Mengalami Kekurangan, Toyota dan Honda Pangkas Produksi
Ilustrasi pabrik pembuatan mobil [Shutterstock].

Lagi-lagi krisis di kalangan carmaker melanda akibat pandemi Covid-19. Setelah microchip, kekinian adalah rantai pasokan belum pulih total.

Suara.com - Toyota Motor Corporation dan Honda Motor Company Ltd dikabarkan harus memangkas produksi di Amerika Utara, akibat terkendala rantai pasokan yang belum pulih dari badai pandemi Covid-19.

Toyota mengatakan akan memangkas produksi di empat pabrik mereka di Kentucky, West Virginia dan Meksiko.

Seorang juru bicara Toyota menyampaikan pemotongan produksi akan berdampak pada produksi sejumlah model.

"Ada beberapa model seperti Camry, Camry Hybrid, Avalon, Avalon Hybrid, RAV4 Hybrid, Lexus ES 350, Lexus ES 300h dan Tacoma," jelas sang juru bicara Toyota, seperti dikutip dari US News.

Baca Juga: Soal Produknya Berpotensi Jadi Mata-mata, Ini Janji Elon Musk

Ilustrasi chip mikro. [Shutterstock]
Ilustrasi microchip yang tengah langka di kalangan carmaker [Shutterstock]

Sementara Honda mengatakan bahwa masalah rantai pasokan akan memaksa penghentian produksi di sebagian besar pabrik mobil di Amerika Serikat dan Kanada selama seminggu. Predisinya, akan berakibat beberapa pemotongan produksi di semua pabrik di kedua negara itu.

"Dampak dari Covid-19, kemacetan di berbagai pelabuhan, kekurangan microchip dan cuaca ekstrem selama beberapa minggu terakhir," demikian jelas Honda.

Selain rantai pasokan mengalami hambatan, para carmaker saat ini tengah dihadapkan pada krisis microchip. Yang lolos dari paceklik chip mikro diketahui hanya Toyota, dengan cadangan cukup sejak masa sebelum pandemi Covid-19.

Komentar