Mari Kenali, Lima Macam Sistem Penggerak pada Mobil

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 26 Maret 2021 | 07:40 WIB
Mari Kenali, Lima Macam Sistem Penggerak pada Mobil
Daihatsu Terios, sebagai ilustrasi produk dengan sistem gerak FR [Shutterstock]

Suara.com - Industri otomotif senantiasa menghadirkan berbagai macam inovasi demi menambah kenyamanan penggunanya. Salah satunya adalah  sistem penggerak roda kendaraan atau sistem penggerak pada mobil.

Sebagai penyalur tenaga dari mesin ke roda, rangkaian sistem kemudi ini menjadi hal penting dalam mendukung performa sebuah mobil. Mulai unsur kenyamanan, kestabilan, sampai efisiensi.

Dipetik dari informasi yang diterima Suara.com dari PT Astra Daihatsu Motor (ADM), hingga kekinian di dunia otomotif ada lima macam sistem penggerak mobil.

Kelima macam sistem penggerak mobil adalah:

  • FF (Front Engine-Front Wheel Drive) atau FWD
  • FR (Front Engine-Rear Wheel Drive) atau RWD
  • MR (Mid Engine-Rear Wheel Drive) atau RWD
  • RR (Rear Engine-Rear Wheel Drive) atau RWD
  • 4WD/AWD (Four Wheel Drive/All-Wheel Drive) atau AWD, 4WD
New Daihatsu Ayla diperkenalkan di Jakarta, Kamis (19/3/2020). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
New Daihatsu Ayla. Sebagai contoh mmobil dengan sistem gerak FF [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Untuk pasar kendaraan roda empat di Tanah Air, sistem penggerak FWD dan RWD tergolong paling banyak diminati.

Ditinjau secara teknis, pada sistem kemudi FF atau FWD, mesin mobil berada di bagian depan mobil dan penggerak mobil berada di roda depan.

Sementara pada sistem kemudi FR atau RWD, mesin mobil berada di bagian depan mobil dan penggerak mobil terdapat di roda belakang.

Pihak PT ADM sendiri memiliki line-up mobil yang menggunakan kedua pilihan konfigurasi sistem kemudi ini. Masing-masing memiliki keunggulan dan karakteristiknya sendiri.

Sebagai contoh mobil dengan sistem kemudi FF bisa ditemui pada Daihatsu Sirion, Ayla, dan Sigra. Keunggulannya adalah:

baca juga
  • Bobot mobil menjadi lebih ringan dikarenakan tidak adanya tambahan komponen pada sistem penggerak yang menghubungkan putaran mesin dari depan ke roda belakang.
  • Hasilnya, konsumsi energi bahan bakar menjadi lebih irit.
  • Mobil dengan penggerak roda depan memilih traksi yang lebih baik di jalanan yang licin, seperti saat hujan. Alasannya, roda depan sebagai penggerak kendaraan dan berat mesin mobil terletak pada bagian depan kendaraan.

Lantas, mobil berpenggerak roda belakang atau sistem kemudi FR bisa ditemui pada Daihatsu Xenia, Terios, Gran Max, dan Luxio. Keunggulannya adalah:

  • Keseimbangan yang lebih baik, terutama saat akselerasi dan pada saat kendaraan dikemudikan dengan kecepatan tinggi. Alasannya bobot kendaraan dari depan sampai belakang didistribusikan merata.
  • Lebih bertenaga saat melahap tanjakan dan membawa kendaraan penuh penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Market Share Tergerus Mobil China, Daihatsu Perkuat Fokus ke Pasar Mobil di Luar Jawa

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 19:57 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

Dipanggil Prabowo ke Istana, BRIN Ungkap Inovasi Sepatu Sekolah Murah dan Smart Insole

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:02 WIB

Pemerintah Dorong Industri Otomotif Nasional Kuasai Teknologi AI dan Semikonduktor

Pemerintah Dorong Industri Otomotif Nasional Kuasai Teknologi AI dan Semikonduktor

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 17:25 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

bank bjb Masuk Fortune Indonesia 100 Tahun 2026, Bukti Konsistensi Transformasi dan Inovasi

bank bjb Masuk Fortune Indonesia 100 Tahun 2026, Bukti Konsistensi Transformasi dan Inovasi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 16:00 WIB

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

Kotoran Manusia Diubah Jadi Campuran Beton, Hasilnya Makin Kokoh

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:29 WIB

Terkini

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

×