Tuduhan Militer China Soal Mobil Tesla Mata-Mata, Ini Bantahan Resminya

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 08 April 2021 | 10:04 WIB
Tuduhan Militer China Soal Mobil Tesla Mata-Mata, Ini Bantahan Resminya
Sistem Emergency Lane Departure Avoidance di Mobil Tesla. Sebagai ilustrasi canggihnya sistem digital produk ini (Tesla)

Suara.com - Beberapa saat lalu, pihak militer China melarang kendaraan buatan Tesla mondar-mandir di sekitar pangkalan, mengingat kabin yang sensitif. Yaitu peranti yang bisa digunakan untuk kegiatan mata-mata. Chief Executive Officer (CEO) Tesla, Elon Musk langsung memberikan komentar beberapa jam sesudahnya, menyebutkan bahwa perusahaan yang ia pimpin bersedia angkat kaki dari Shanghai, bila peranti di produknya memang terbukti "ada apa-apa".

Kini, Elon Musk mengambil langkah lebih komprehensif. Dikutip dari Teslarati, Tesla merilis pernyataan resmi terkait produknya yang dibuat di Tesla Gigafactory, Shanghai.

Tesla menanggapi kekhawatiran pemerintah China lewat posting di Customer Support Weibo. Isinya menyatakan bahwa kondisi kamera di kabin mobil produksi Tesla tidak diaktifkan untuk para pembeli di luar pasar Amerika Utara. Untuk aktivasi atau dibiarkan dalam kondisi stagnant diserahkan kepada pengguna. Ingin diaktifkan atau tidak.

CEO Tesla Elon Musk (tengah) dalam satu acara peletakan batu pertama pabrik mobil listrik barunya di Shanghai, China, pada 2019. [Xinhua/mii via ANTARA].
CEO Tesla, Elon Musk (tengah) dalam satu acara peletakan batu pertama pabrik mobil listrik barunya di Shanghai, China, pada 2019. [Xinhua/mii via ANTARA].

Secara detail disebutkan via AutoHome China dalam pernyataan tertulis sebagai berikut:

"Kekinian, beredar diskusi di internet soal "Tesla melakukan pantauan kepada pemilik melalui kamera di dalam mobil". Untuk menghilangkan kesalahpahaman, kami secara khusus memberikan pernyataan bahwa;

  • Kendaraan yang dioperasikan pengguna Tesla tidak melanggar privasi mereka, lewat pemantauan kamera dalam mobil.
  • Semua pengguna produk Tesla di pasar China belum aktivasi penggunaan kamera dalam kendaraan, juga tidak terlibat dalam pengujian FSD Beta.
  • Kebijakan perlindungan privasi Tesla mematuhi hukum dan peraturan nasional.

Seperti Anda, Tesla sangat mementingkan perlindungan privasi pengguna. Kami juga memiliki sistem keamanan jaringan dengan tingkat keamanan terdepan di dunia untuk memastikan perlindungan privasi pengguna. Sekali lagi terima kasih atas perhatian Anda kepada Tesla".

Permasalahan seputar kamera kabin untuk pemantauan pengemudi adalah bagian dari program FSD Beta. Kamera kabin ini digunakan untuk memantau apakah pengemudi memperhatikan jalan dan sekitarnya.

Jika kamera kabin kendaraan mengetahui bahwa pengemudi tidak waspada, kemampuan pengujian FSD Beta dari si pengguna akan dicabut.

Fitur dan kinerjanya itu adalah tindakan menjaga keselamatan untuk memastikan urutan pengujian Beta dari sistem Full Self-Driving Tesla berjalan lancar. Kecelakaan atau kesalahan yang disebabkan oleh pengemudi yang lalai bisa terdeteksi lewat program tadi.

baca juga

Dan, FSD Beta saat ini hanya tersedia untuk pengemudi di Amerika Serikat, tetapi bisa dikirim ke Kanada dan negara-negara lain sesuai permintaan. Sementara pasar China sendiri tidak dijadikan lokasi pengujian FSD Beta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?

Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:50 WIB

Tesla Bangun Anak Perusahaan di Vietnam, Modal Awal Rp 52,9 Miliar

Tesla Bangun Anak Perusahaan di Vietnam, Modal Awal Rp 52,9 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 15:20 WIB

Tesla Recall Jutaan Unit Mobil Listrik karena Ada Masalah Keamanan di Bagian Pintu

Tesla Recall Jutaan Unit Mobil Listrik karena Ada Masalah Keamanan di Bagian Pintu

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:06 WIB

1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai

1.300 Penerbangan Dibatalkan karena Topan Dolphin di Shanghai

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:35 WIB

Saham Apple, Nvidia hingga Tesla Kini Bisa Diperdagangkan 24/7 di OKX

Saham Apple, Nvidia hingga Tesla Kini Bisa Diperdagangkan 24/7 di OKX

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:24 WIB

Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?

Mengapa Rencana Memindahkan Pusat Data AI ke Luar Angkasa Picu Kekhawatiran Ilmuwan?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:35 WIB

Gebrakan Baru: VW dan Tesla Bikin Sepeda Listrik Canggih, Ada Radarnya!

Gebrakan Baru: VW dan Tesla Bikin Sepeda Listrik Canggih, Ada Radarnya!

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 13:08 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×