alexametrics

Viral Kisah Mobil Jenazah Tua Bikin Tetangga Merinding, Ngeri-Ngeri Sedap

Cesar Uji Tawakal
Viral Kisah Mobil Jenazah Tua Bikin Tetangga Merinding, Ngeri-Ngeri Sedap
Mobil jenazah tua yang viral. (Facebook)

Mobil buatan tahun 80-an ini terlihat antik, begini kisahnya.

Suara.com - Sebagian pencinta otomotif memang punya hobi mengkoleksi kendaraan anti mainstream, salah satunya berupa mobil antik.

Tapi bagaimana jika saking antiknya mobil tersebut, justru malah membuat tetangga Anda ikut kerepotan? Seperti kisah yang satu ini.

Baru-baru ini pengguna Facebook disuguhi dengan kisah viral mengenai sebuah ambulans tua milik seorang warga Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kisah tersebut terekspos melalui unggahan akun bernama Maybi Prabowo. Dalam unggahan ini, ia menuliskan bahwa mobil tersebut berjenis Toyota Kijang KF edisi tahun 1980-an.

Baca Juga: Niatnya Mengganti Oli Mobil Malah Kena Apes, Aksi Lelaki Ini Berakhir Kocak

Mobil ini diboyong oleh lelaki berinisial L, pada bulan April lalu dalam kondisi aksesoris lengkap, termasuk keranda mayat.

Mobil jenazah tua yang viral. (Facebook)
Mobil jenazah tua yang viral. (Facebook)

Namun justru benda inilah yang menjadi sumber masalah. Bikin tetangga terganggu, sang ayah dari L pun sampai terpaksa turun tangan untuk membakar peti mati ini.

"Ia tak punya cukup lahan parkir yang memadai karena tinggal di wilayah perkampungan padat, terpaksa ia memarkir kendaraan horornya di tepi jalan kampung," tulis warganet tersebut.

"Sontak mobil kesayangan L membikin ketakutan warga sekitar, terutama emak-emak dan anak-anak. Ada yang bilang mendengar suara rintihan seperti tangisan seorang laki-laki dari dalam mobil ini," lanjutnya.

Akhirnya peti mati dari mobil ini pun dibakar di area pemakaman di sekitar rumah dari pemilik Kijang Tua tersebut.

Baca Juga: Daftar 11 Mobil Baru yang Mengaspal di Indonesia selama April 2021

"Daripada ribut, katanya, sang ayah pun membongkar keranda mayat yang terbuat dari kayu itu, dan membakarnya di kuburan dekat rumah, duh," tutupnya.

Komentar