alexametrics

Kenalkan Potensi Daerah, Pemkot Kendari Gunakan Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani
Kenalkan Potensi Daerah, Pemkot Kendari Gunakan Mobil Listrik
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kendari Sri Lestari Sulkarnain memotong pita saat peluncuran mobil listrik untuk operasional di lingkup Pemkot Kendari, Minggu (9/5/2021) [ANTARA/Suparman]

Pemerintah Kota Kendari kini resmi menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Sebelumnya, Provinsi Jawa Barat juga memilih produk sama.

Suara.com - Bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke-190, pada Minggu (9/5/2021) pemerintahan setempat meresmikan penggunaan Hyundai IONIQ EV atau Electric Vehicle sebagai kendaraan dinas.

Dalam seremoni peluncuran penggunaan mobil listrik itu, Ketua PKK Kendari, Sri Lestari Sulkarnain, istri dari Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir melakukan pengguntingan pita. Disaksikan sang suami, wakil wali kota dan unsur Forkopimda Kendari.

Dikutip dari kantor Antara, Sulkarnain Kadir, Wali Kota Kendari menyatakan bahwa kehadiran kendaraan listrik atau EV berbasis baterai ini menjadi salah satu cara daerah dalam memperkenalkan potensinya.

"Kita tahu bersama, Sultra ini memiliki deposit nikel terbesar di dunia. Dan salah satu produk dari hasil nikel ini adalah baterai litium yang menjadi komponen utama dari kendaraan listrik," paparnya.

Baca Juga: Bos Oppo Ungkap Rencana Terjun ke Mobil Listrik

Ridwan Kamil bersama mobil listrik Hyundai Kona (Instagram)
Ridwan Kamil bersama mobil listrik Hyundai Kona (Instagram)

Lebih lanjut, kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan yang ramah lingkungan sehingga bisa menjadikan bumi lebih sehat dan bebas dari polusi udara.

"Jadi inilah alasannya, mengapa Kota Kendari mengambil inisiatif untuk menjadi lokomotif memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat," ujar Sulkarnain Kadir.

"Nantinya, secara bertahap kami akan mengganti kendaraan-kendaraan yang selama ini masih menggunakan bahan bakar fosil, dialihkan menjadi bahan bakar listrik karena ramah lingkungan dan jauh lebih hemat," jelasnya.

Wali kota juga mengimbau masyarakat untuk turut menggunakan produk ini, demi membantu mewujudkan Kota Kendari yang layak huni berbasis ekologi, karena mobil ini lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang.

Sementara itu, Deputi General Manager Regional Sales, PT Hyundai Motors Indonesia, Bobby Wirawan, mengatakan, mobil listrik Hyundai IONIQ EV memiliki kapasitas baterai 38,3 kWh yang mampu melaju sejauh 311 km dalam sekali pengisian.

Baca Juga: Ridwan Kamil Saksikan Produksi Gesits dan Langsung Motoran

"Posisi baterai di bawah kabin. Tapi tidak perlu khawatir karena penumpang dan pengendara tidak akan tersengat listrik pada saat mengendarai mobil ini, walaupun melewati genangan air. Karena mobil ini sudah memiliki sertifikat IP69K yang artinya mobil ini tahan terhadap zat padat seperti debu serta tekanan air daya tinggi dari segala sisinya," jelas Bobby Wirawan.

Dari sektor pemerintahan Tanah Air, selain Kota Kendari, Provinsi Jawa Barat juga telah menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas. Sejak akhir Desember 2020, Hyundai IONIQ EV mengaspal di Bumi Parahyangan sebagai mobil dinas Gubernur Ridwan Kamil. Sementara Hyundai Kona EV menjadi bagian dari kendaraan Patwal Gubernur Jawa Barat.

Komentar