Gas Kuy! KPK Melelang Mobil Mewah Milik Terpidana Korupsi E-KTP, Harganya Miring Banget

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Kamis, 03 Juni 2021 | 15:58 WIB
Gas Kuy! KPK Melelang Mobil Mewah Milik Terpidana Korupsi E-KTP, Harganya Miring Banget
Ilustrasi mobil mewah Range Rover [AFP/Ben Stansall].

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar lelang barang mewah. Kali ini, sebuah mobil milik koruptor e-KTP dilelang dengan harga yang cukup miring.

Dalam laman resmi KPK, mobil Range Rover milik eks anggota DPR, Markus Nari dilelang secara terbuka ke publik.

Lelang eksekusi barang rampasan negara dilakukan tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang melalui internet (closed bidding) dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tangerang I.

Jenis mobil yang dilelang ialah Range Rover 5.0 L berpenggerak 4x4 warna hitam dengan nomor polisi B-963-MNC. Mobil tersebut buatan 2010 dengan harga limit Rp 512.299.000.

Dengan harga tersebut, pemenang lelang nantinya akan mendapatkan kelengkapan yang cukup lengkap, mulai dari satu buah kunci, STNK dan BPKB asli.

Peminat atau calon peserta lelang dapat melihat objek lelang mobil atau kendaraan pada hari Selasa, 08 Juni 2021, pukul 10.00 WIB s/d 12.00 WIB di Kantor Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Barat dan Tangerang di Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna No. 41 Kota Tangerang, dengan standar protokol kesehatan.

Proses pelelangan yang bakal digelar pada 9 Juni mendatang dilakukan tanpa kehadiran peserta, dan setiap orang yang berminat wajib memiliki akun di laman lelang.go.id. Ada uang jaminan sebesar Rp 160 juta, yang harus dibayar di muka melalui rekening virtual.

Range Rover milik terpidana korupsi E-KTP dilelang dengan harga yang cukup miring (KPK)
Range Rover milik terpidana korupsi E-KTP dilelang dengan harga yang cukup miring (KPK)

Unit ditawarkan tanpa ada jaminan apa pun berkenaan dengan kondisi, kualitas dan kuantitas barang, Peminat yang melakukan penawaran dianggap sudah mengetahui dan setuju terhadap kondisi barang yang ditawarnya.

Ngomongin tentang mobil yang dilelang tersebut. Range Rover masuk dalam kategori sport utility vehicle atau SUV keluaran Land Rover dan kerap jadi andalan kaum kaya.

baca juga

Kendaraan ini dibekali mesin buatan Jaguar delapan silinder, berkapasitas 5.000cc yang bisa menghasilkan tenaga 370 daya kuda serta torsi 510 Newton meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keterkaitan Kasus Suap Izin Meikarta dan Dugaan Gratifikasi Diskon Sewa Helikopter Firli

Keterkaitan Kasus Suap Izin Meikarta dan Dugaan Gratifikasi Diskon Sewa Helikopter Firli

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 15:20 WIB

Eks Penyidik KPK Terima Suap, Fahri Hamzah: Masih Gak Percaya?

Eks Penyidik KPK Terima Suap, Fahri Hamzah: Masih Gak Percaya?

Bogor | Kamis, 03 Juni 2021 | 15:14 WIB

Imelda Obey Kembali Diperiksa KPK, Terkait Kasus Suap Nurdin Abdullah

Imelda Obey Kembali Diperiksa KPK, Terkait Kasus Suap Nurdin Abdullah

Sulsel | Kamis, 03 Juni 2021 | 14:57 WIB

Terkini

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Ratu Tisha: Sepak Bola dan Pendidikan Dapat Berjalan Beriringan

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:44 WIB

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

1.923 Titik Panas Terdeteksi di Papua Tengah, Nabire Terbanyak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:42 WIB

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

DPR Respons Wacana Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×