Serba Salah Kaprah, Ini 5 Mitos tentang Merawat Motor yang Paling Populer

Cesar Uji Tawakal

Senin, 05 Juli 2021 | 19:45 WIB
Serba Salah Kaprah, Ini 5 Mitos tentang Merawat Motor yang Paling Populer
Ilustrasi motor balap Honda dengan mesin sangar (Visordown)

Suara.com - Merawat motor memang tak bisa dilakukan dengan sembarangan. Walau demikian, rupanya banyak tips perawatan motor yang keliru, tapi masih banyak dipercayai masyarakat.

Tips ini biasanya populer karena banyak dilakukan orang pada jaman dahulu.

Padahal mitos-mitos merawat kendaraan tak bisa sepenuhnya dipercaya lho.

Dilansir dari Wahana Honda, ada 5 mitos yang sering dilakukan para pemiik kendaraan hingga saat ini. Apa saja?

1. Motor Tak Boleh Digeber Kencang Saat Masa Inreyen

Ilustrasi motor ngebut. (pexels)
Ilustrasi motor ngebut. (pexels)

Inreyen merupakan proses motor baru untuk menyesuaikan komponen-komponen baru yang saling bergesekan di dalam mesin. Penyesuaian ini juga berguna untuk membersihkan mesin dari sisa-sisa gram saat proses perakitan.

Beberapa orang mempercayai kalau motor tidak boleh digeber kencang saat masa inreyen. Hal itu salah besar sob.

Beberapa teknisi pabrikan motor malah menganjurkan untuk ngebut supaya motornya juga terbiasa dalam kecepatan yang tinggi. Yang gak boleh itu adalah geber gas secara spontan saat proses inreyen. Jadi dengan kamu buka gas secara spontan, dikhawatirkan mesin akan kaget dan ada part yang aus karena belum terbiasa.

2. Motor Matik Tak Boleh Didorong saat Mesin Mati

baca juga
Suasana bengkel motor di kawasan Tebet, Jakarta (16/7).
Suasana bengkel motor di kawasan Tebet, Jakarta (16/7).

Ini mitos yang bikin semua pengendara matik was-was. Bagaimana tidak, masa iya motor saat mogok tak boleh didorong.

Padahal, motor matik yang mogok tidak masalah kok kalau harus didorong. Kecuali kalau kalian superman, boleh lah diangkat motor matiknya.

3. Saat akan Matikan Motor, Gas Harus Digeber Dulu

Ilustrasi Kopling Motor. (Do It Yourself)
Ilustrasi Kopling Motor. (Do It Yourself)

Mungkin kamu pernah melihat seseorang mematikan mesin motor, dengan cara menggebernya terlebih dulu. Hal ini tak perlu dilakukan untuk motor keluaran baru.

Biasanya menggeber gas motor saat akan mematikan mesin dilakukan khusus untuk motor yang dibuat 30 tahun lalu, ketika sistem pengisian aki masih belum sebagus saat ini.

4. Panaskan Mesin Minimal 10 Menit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Merawat Rantai Motor, Perhatikan Hal Penting Berikut Ini

Tips Merawat Rantai Motor, Perhatikan Hal Penting Berikut Ini

Otomotif | Senin, 05 Juli 2021 | 18:30 WIB

Tumben Naik Motor 'Jelata', Ini Keistimewaan si Matik yang Ditunggangi Raffi Ahmad

Tumben Naik Motor 'Jelata', Ini Keistimewaan si Matik yang Ditunggangi Raffi Ahmad

Otomotif | Senin, 05 Juli 2021 | 15:01 WIB

Wajib Tahu, Ini 7 Tips Menghindari Kecelakaan Akibat Titik Buta untuk Pemotor

Wajib Tahu, Ini 7 Tips Menghindari Kecelakaan Akibat Titik Buta untuk Pemotor

Otomotif | Senin, 05 Juli 2021 | 14:25 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×