alexametrics

Cara Mobil Damkar Beri Efek Jera untuk Pelanggar PPKM Darurat, Langsung Auto Bubar

Yasinta Rahmawati | Gagah Radhitya Widiaseno
Cara Mobil Damkar Beri Efek Jera untuk Pelanggar PPKM Darurat, Langsung Auto Bubar
Mobil damkar digunakan untuk membubarkan kerumunan yang berada di warung (Instagram)

Masih nekat melanggar aturan PPKM, mobil damkar ini punya cara unik untuk bikin efek jera.

Suara.com - Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di sejumlah daerah mulai dari Sabtu (3/7/2021).

Hal ini guna menekan laju penyebaran Covid-19 yang semakin menggila. Kebijakan PPKM ini membuat beberapa pengusaha makanan dan minuman seperti kafe, restoran dan lain sebagainya menerapkan larangan makan di tempat.

Pembeli harus membawa pulang makanan agar tidak menimbulkan kerumuman.

Namun, tak sedikit pengusaha yang nakal nekat menyediakan fasilitas makan di tempat. Hal ini membuat para aparat melakukan sidak dadakan untuk membubarkan kerumunan.

Baca Juga: Gus Miftah Dukung PPKM Darurat: Saya Setuju Tempat Ibadah Ditutup

Seperti halnya yang terlihat pada sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo satu ini.

Dalam sebuah video unggahan tersebut, para aparat memiliki cara unik untuk membubarkan kerumunan orang yang masih nekat makan di tempat.

Mereka memanfaatkan mobil damkar untuk membubarkan kerumunan tersebut. Fitur semprotan air yang biasa digunakan untuk menyemprotkan ke banguanan yang terbakar, kini justru digunakan untuk membubarkan kerumunan di warung.

Mobil damkar digunakan untuk membubarkan kerumunan yang berada di warung (Instagram)
Mobil damkar digunakan untuk membubarkan kerumunan yang berada di warung (Instagram)

Petugas damkar pun perlahan menyemprotkan air tersebut ke arah warung. Lalu orang-orang yang makan di tempat warung tersbut auto bubar seketika.

Video ini pun viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.

Baca Juga: Best 5 Oto: Pak Gub Ganjar Pranowo Bawa Bekal, Mobil Ambulans Covid-19 Dibegal

"Sebelumnya mungkin sudah ada info, tpi tetap aja nekat jualan. Ya wajar disiram, gk perlu sok2 kasian jika sebenarnya menyalahi aturan," tulis @zakialpa***.

Komentar