alexametrics

Ambulans Tak Mampu Imbangi Jumlah Pasien Covid-19, Pemkot Kediri Konversi Mobil Dinas

RR Ukirsari Manggalani
Ambulans Tak Mampu Imbangi Jumlah Pasien Covid-19, Pemkot Kediri Konversi Mobil Dinas
Ilustrasi ambulans (Pixabay/arembowski)

Pengangkutan pasien Covid-19 ke rumah sakit terus berjalan, demikian pula yang perlu dimakamkan. Ini langkah Pemkot Kediri.

Suara.com - Pemerintah Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur melakukan konversi mobil dinas menjadi kendaraan untuk mengangkut pasien Covid-19. Pasalnya terjadi kondisi tidak imbang antara jumlah warga terpapar virus Corona, dengan mobil ambulans yang ada.

Dikutip dari kantor berita Antara, Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Kediri dan Asisten Administrasi Umum Pemkot Kediri, Chevy Ning Suyudi menyampaikan situasi itu.

Bahwa mobil ambulans yang tersedia di Puskesmas dan rumah sakit wilayah Kota Kediri sudah tidak mencukupi. Baik untuk mengangkut warga dari kediaman masing-masing ke rumah sakit, ke ruang isolasi, dan atau lokasi permakaman.

Salah satu mobil dinas yang direncanakan akan diubah jadi mobil pengangkut pasien COVID-19 di Kediri, Jawa Timur [ANTARA Jatim/ HO-Kominfo Kota Kediri].
Salah satu mobil dinas yang direncanakan akan diubah jadi mobil pengangkut pasien COVID-19 di Kediri, Jawa Timur [ANTARA Jatim/ HO-Kominfo Kota Kediri].

"Kebutuhan ambulans ini mendesak, sementara kami akan memakai kendaraan dinas yang bisa dimodifikasi dengan melepas kursi," jelas Chevy Ning Suyudi di Kediri, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga: Driver Ambulans Pengantar Jenazah Covid-19: Antar Empat Peti per Hari dan Kontrak Mati

Ia juga menyatakan bahwa Pemkot Kediri telah menghubungi sejumlah pihak untuk bantuan ambulans, akan tetapi sebagian besar tidak berkenan mengangkut pasien Covid-19.

Oleh sebab itu, mobil dinas yang ada dimanfaatkan menjadi kendaraan pengangkut pasien yang terpapar COVID-19 baik yang dirujuk ke rumah sakit, tempat isolasi, atau yang meninggal dunia.

Kekinian, Pemkot Kediri masih menyiapkan kendaraan yang ada untuk dikonversi. Selaras peruntukannya, difungsikan mobil kategori Multi-Purpose Vehicle (MPV) atau kapasitas 7-seater. Desain siap diterapkan, antara lain adalah mencopot jok baris kedua dan ketiga. Sehingga menjadi mobil ambulans pengangkut warga yang terkonfirmasi Covid-19.

Namun, untuk jumlah unit yang akan digunakan, sampai saat ini masih dilakukan pendataan. Mobil akan dioperasionalkan sesuai kebutuhan di lapangan.

"Pemkot harus bergerak cepat karena ini menyangkut keselamatan warga Kota Kediri. Yang sudah meninggal juga butuh segera dimakamkan agar tidak terjadi penumpukan jenazah di rumah sakit," pungkas Chevy Ning Suyudi.

Baca Juga: Tak Punya Nurani, Begal Gasak Mobil Ambulans yang Baru Antar Pasien Positif Covid-19

Berdasar data Kamis (8/7/2021), jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kediri mencapai 1.702 orang.

Komentar