facebook

Audi Keberatan, Unit Mobil Tes Dipakai YouTuber Saat Banjir Eropa

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Audi Keberatan, Unit Mobil Tes Dipakai YouTuber Saat Banjir Eropa
Logo Audi. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Saat banjir melanda Eropa barat, seorang YouTuber disebutkan pakai unit test drive untuk memberikan bantuan.

Suara.com - Seorang YouTuber bernama Misha Charoudin mendapat protes dari Audi setelah videonya mencuri perhatian pengguna sosial media.

Dalam videonya, Misha Charoudin terlihat membantu korban banjir yang terjadi di Nurburgring, Jerman. Namun yang menjadi persoalan, di lokasi yang sama tampak Audi RS6 Avant yang dipinjamnya dari Audi.

YouTuber tadi tampak membantu puluhan relawan dan mengangkut pasokan yang diperlukan ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Dia juga memilih untuk mempublikasikan konten tentang bagaimana mobil ini bertahan di tengah banjir.

Baca Juga: Lexus Siapkan Model Penantang Audi Q2 Gunakan Basis Toyota Yaris Cross

Sebuah mobil yang rusak terlihat di bawah puing-puing di Bad Neuenahr-Ahrweiler, Jerman barat (17/7/2021). Banjir yang menghancurkan Jerman dan bagian lain Eropa barat telah digambarkan sebagai "bencana", "zona perang" dan "belum pernah terjadi sebelumnya". Angka korban jiwa tembus 150 orang dan masih meningkat per akhir pekan lalu (17/7/2021) [AFP/Christof Stache].
Sebuah mobil yang rusak terlihat di bawah puing-puing di Bad Neuenahr-Ahrweiler, Jerman barat (17/7/2021). Banjir yang menghancurkan Jerman dan bagian lain Eropa barat telah digambarkan sebagai "bencana", "zona perang" dan "belum pernah terjadi sebelumnya". Angka korban jiwa tembus 150 orang dan masih meningkat per akhir pekan lalu (17/7/2021) [AFP/Christof Stache].

Hal itu rupanya mengundang reaksi dari departemen komunikasi Audi yang mengiriminya surat elektronik dan menyatakan keberatan atas penggunaan mobil mereka.

"Kemarin saya menerima email dari Audi yang mengatakan bahwa ini bukan tujuan dari uji mobil," kata Charoudin, dikutip dari Carscoops.

Ia menambahkan, mungkin pihak Audi lebih menginginkan dirinya menggeber Audi 300 km per jam dan memuji kecepatan tertingginya.

"Mungkin saya seharusnya memarkir mobil dan berbicara tentang spesifikasi, berbicara tentang harga, sesuatu yang akan dilakukan penguji mobil lain," lanjutnya.

Menurutnya, departemen komunikasi Audi sebenarnya ingin memastikan mobil mereka dalam kondisi sempurna saat dikembalikan. Itu sebabnya pihak YouTuber menyatakan akan tetap meminta maaf kepada Audi.

Baca Juga: Pameran Daring Lexus Immersive World, Peminat Bisa Memesan Layanan Test Drive

Disimak dari tayangan video ini, cukup sulit melihat alasan Audi keberatan. Pasalnya pemirsa memberikan tanggapan positif dan menceritakan sisi lain dari fungsi sebuah mobil.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar