alexametrics

Ashirase, Anak Perusahaan Honda Ciptakan Sepatu Navigasi Bagi Penyandang Tunanetra

RR Ukirsari Manggalani
Ashirase, Anak Perusahaan Honda Ciptakan Sepatu Navigasi Bagi Penyandang Tunanetra
Sepatu navigasi buatan Ashirase, anak usaha Honda yang diperuntukkan bagi penyandang tunanetra [Honda via ANTARA].

Sepatu untuk berjalan kaki ini dilengkapi vibrator sejajar saraf kaki.

Suara.com - Soal pengembangan teknologi, Honda Motor Company Limited terkenal dengan Honda Sensing serta robot Asimo. Kekinian, perusahaan asal Jepang ini mendirikan Ashirase Incorporation. Sebuah rintisan dan anak perusahaan, tadinya dikenal sebagai IGNITION, program kreasi bisnis baru Honda.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi Honda pada Minggu (1/8/20221), Ashirase tengah mengembangkan sistem navigasi dalam sepatu untuk mendukung penyandang tuna netra. Rencananya akan dipasarkan akhir tahun fiskal pada 31 Maret 2023.

Sistem navigasi Ashirase terdiri dari aplikasi smartphone dan perangkat getaran tiga dimensi termasuk sensor gerak, yang terpasang di dalam sepatu.

Cara kerjanya, setel rute tujuan pada fitur, dan vibrator akan memberikan navigasi pengguna dalam mencapai tujuan.

Baca Juga: Warga Indonesia Jadi Relawan Olimpiade Tokyo 2020, Ada yang Mengawal Atlet Pakai Mobil Van

Pengunjung mencoba headset dan peranti VR Honda Sensing di Pameran GIIAS 2018, ICE BSD, Tangerang. [suara.com/Muhaimin A Untung]
Pengunjung mencoba headset dan peranti VR Honda Sensing. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Ketika pengguna harus berjalan lurus, vibrator yang berada di bagian depan kaki bergetar, dan ketika pengguna mendekati belokan kanan atau kiri, vibrator di sisi kanan atau kiri bergetar untuk memberi tahu pengguna.

Navigasi yang disediakan oleh Ashirase memungkinkan pemahaman intuitif tentang rute, dan oleh karena itu pengguna tidak harus selalu memperhatikan arah. Sehingga selain bisa berjalan lebih aman, dibarengi kondisi pikiran lebih santai.

Navigasi disediakan melalui getaran pada kaki, sehingga tidak mengganggu aktivitas tangan pengguna yang memegang tongkat. Atau telinga yang digunakan untuk mendengarkan suara sekitar. Vibrator terletak sejajar dengan lapisan saraf kaki, sehingga mudah untuk merasakan getaran.

Di Jepang, jumlah orang dengan gangguan penglihatan termasuk low vision diperkirakan mencapai 1,64 juta pada 2007, dan jumlah itu diperkirakan akan meningkat menjadi hampir 2 juta pada 2030.

Selama ini, para penyandang tunanetra terus-menerus memeriksa keselamatan mereka dan rute ke tujuan ketika berjalan sendirian. Sehingga mesti menggunakan semua indera untuk memperoleh informasi yang mengimbangi indera penglihatan.

Baca Juga: Terkuak, Begini Bocoran Tampang Motor Batman Terbaru, Rumornya Pakai Mesin Honda?

Hadirnya teknologi dari Ashirase akan dapat memberikan perhatian yang menyeluruh dan menghadapi masalah fungsional seperti salah jalan dan unsur safety.

Komentar