alexametrics

Launching Vaksinasi Merdeka di Polda Metro Jaya: Ibarat Naik Motor Pakai Helm

RR Ukirsari Manggalani
Launching Vaksinasi Merdeka di Polda Metro Jaya: Ibarat Naik Motor Pakai Helm
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan program Vaksinasi Merdeka di Polda Metro Jaya [Suara.com/M Yasir].

Bukan meniadakan atau mencegah penularan, akan tetapi menurunkan risiko fatalitas COVID-19.

Suara.com - "Sama seperti kita mewajibkan pengguna kendaraan roda dua. Mau ke jalan raya boleh, tapi pakai helm. Apakah helm menghindari kecelakaan? Tidak. Tapi bila terjadi kecelakaan, risiko terjadinya cedera berat di kepala jadi lebih kecil karena pakai helm," papar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam peluncuran Vaksinasi Merdeka di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8/2021).

Dikutip dari kantor berita Antara, dalam peluncuran itu Anies Baswedan mengibaratkan pentingnya vaksinasi. Senada, naik motor tetap harus mengikuti rambu lalu lintas, sama seperti pergi harus tetap mengikuti protokol kesehatan.

Vaksinasi Merdeka resmi diluncurkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan berlangsung 1-17 Agustus 2021 dalam rangka menyambut HUT ke-76 Republik Indonesia.

"Kami Forkompinda DKI kompak kolaborasi aksi untuk mencapai herd imunity dengan target kuantitas mudah-mudahan, pada 17 Agustus masyarakat DKI Jakarta hampir mencapai 100 persen. Target kami 100 persen," jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Mapolda Metro Jaya, Minggu.

Baca Juga: Vaksinasi 3 Juta Warga Jakarta, Polda Metro Jaya Dukung Bersama Gojek

Program vaksinasi merdeka
Program Vaksinasi Merdeka

Ia menyatakan untuk mencapai target ini tidak bisa hanya mengandalkan daya dan upaya TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Karena itu, pihaknya menggandeng berbagai elemen masyarakat untuk menyukseskan Vaksinasi Merdeka.

"Strategi yang kami gunakan adalah melibatkan relawan baik tenaga kesehatan maupun non-nakes dan bersumber dari masyarakat, dokter, perawat dan organisasi kemasyarakatan. Mudah-mudahan ini bisa maksimal," lanjut Kapolda Metro Jaya.

Gubernur DKI Jakarta turut menambahkan bahwa vaksin telah terbukti menurunkan risiko terjadinya fatalitas dan gejala berat jika seseorang terpapar virus. Meski tidak menjamin akan mencegah penularan, vaksin mampu mencegah terjadinya gejala berat dan risiko.

Apalagi, Pemprov DKI Jakarta bersiap membuka kembali kegiatan dan aktivitas masyarakat, namun dengan syarat pelaku di dalamnya harus mengikuti vaksin terlebih dahulu.

Program vaksinasi yang sekarang diluncurkan menjadi solusi bagi masyarakat Jakarta karena hadir di lokasi dekat mereka tinggal sehingga mudah diakses.

Baca Juga: Masa PPKM Level 4, Polda Metro Jaya Sebutkan Pola Penyekatan Seperti Ini

"Akan ada lebih dari 900 gerai vaksin," pungkas Anies Baswedan.