Plus Minus Motor Menggunakan Ban Dual Purpose, Awas Jangan Salah Pilih

Cesar Uji Tawakal

Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:58 WIB
Plus Minus Motor Menggunakan Ban Dual Purpose, Awas Jangan Salah Pilih
Ban dual purpose memiliki ciri visual tapak yang menonjol, nyaman digunakan di medan off-road [Envato Elements/Mint Images].

Suara.com - Di pasaran, terdapat beragam jenis ban motor, mulai dari yang khusus digunakan di sirkuit balap, ban harian, ban untuk medan berlumpur, dan masih banyak lagi.

Pemilihan ban untuk motor harus dipertimbangkan sejak awal karena ban digunakan dalam jangka waktu yang tak sebentar.

Saat ini salah satu ban yang banyak beredar di pasaran adalah ban dual purpose. Ban ini dianggap sebagai opsi yang tepat bagi mereka yang kerap melintas di beragam kondisi jalanan.

Bagi Anda yang berencana untuk mengganti ban, sebaiknya perhatikan kelebihan dan kekurangan dari ban jenis ini. 

Dikutip dari situs resmi Suzuki Indonesia, berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan ban dual purpose yang wajib diperhatikan. 

Ilustrasi ban motor. [Shutterstock]
Ilustrasi ban motor. [Shutterstock]

1. Lebih Nyaman Digunakan Berbagai Medan

Bagi Anda yang sering melintasi area yang berbatu atau jalanan buruk sekaligus jalanan aspal, ban dual purpose ini menjadi solusi yang paling tepat. Baik itu jalanan rusak dan kurang mulus maupun jalanan rata semua bisa dilalui oleh ban ini. 

Anda akan merasa lebih nyaman dibandingkan menggunakan ban on road biasa. Jadi walaupun jalanan kurang ramah, kendaraan tak masalah jika harus melintasinya. Kelebihan ini karena didukung dengan motif ban kembangan lebar sehingga lebih sigap. 

2. Ban Tidak Cepat Aus 

baca juga

Material yang digunakan sudah pasti berkualitas sehingga berbeda dengan ban on road. Karena materialnya yang spesial inilah usia pakai ban lebih panjang dan tidak cepat aus walaupun Anda sering menggunakannya. 

Anda tak perlu takut lagi melewati segala jenis medan dan harus memperhatikan terus menerus apakah ban lebih cepat gundul. 

3. Lebih Mudah Bermanuver di Tikungan

Kekuatan yang dihasilkan ban dual purpose lebih baik dibandingkan dengan ban on road. Oleh karena itu Anda akan merasa lebih nyaman ketika melakukan manuver di tikungan. Anda akan merasa lebih halus dan kekuatannya cukup baik. 

Tak masalah jika Anda harus berjalan kencang di atas aspal yang halus atau jalanan yang tidak rata. Ban akan membuat motor lebih nyaman untuk dikendarai. 

4. Cengkeraman yang Masih Kurang

Selain kelebihan, ada juga kekurangan yang dimiliki oleh ban jenis ini. Kekuatan cengkramannya akan lebih kurang dibandingkan ban on road. Anda sebaiknya jangan terlalu miring ketika melewati tikungan. 

Karena daya cengkraman yang rendah akan membahayakan keselamatan dan riskan terjadi kecelakaan. Selain di tikungan, Anda juga berhati-hati saat melewati jalan tanjakan atau terjal di jalanan beraspal yang halus. 

5. Tidak Tepat untuk Motor Sport

Satu lagi kekurangan yang tidak boleh dilewatkan adalah jangan ganti ban motor sport Anda dengan ban dual purpose ini. Karena soal ketinggian dan fungsinya ban tidak bisa optimal digunakan. 

Ditambah lagi desain dual purpose ini lebih menonjol sehingga tidak akan pas dengan semua jenis motor sport. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Tubuh Seorang Pria Tersangkut di Sepeda Motor, Kok Bisa?

Viral Tubuh Seorang Pria Tersangkut di Sepeda Motor, Kok Bisa?

Video | Selasa, 03 Agustus 2021 | 18:47 WIB

Honda Super Cub C125 Terbaru Meluncur, Sarat Tampilan Retro

Honda Super Cub C125 Terbaru Meluncur, Sarat Tampilan Retro

Otomotif | Selasa, 03 Agustus 2021 | 14:03 WIB

Kreatif! Insinyur Mazda Bikin Koper yang Bisa Berevolusi Jadi Motor Roda Tiga

Kreatif! Insinyur Mazda Bikin Koper yang Bisa Berevolusi Jadi Motor Roda Tiga

Otomotif | Selasa, 03 Agustus 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×