alexametrics

Biaya Kepemilikan Tesla Model 3 Sedikit Lebih Tinggi Dibandingkan Toyota Camry

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Biaya Kepemilikan Tesla Model 3 Sedikit Lebih Tinggi Dibandingkan Toyota Camry
Tesla Model 3 di pabrikan Tesla Gigafactory Shanghai, China. Sebagai ilustrasi [via ANTARA Foto].

Berdasar kajian internal, ini hasil penghitungan biaya punya mobil Tesla Model 3 atau mobil listrik lainnya.

Suara.com - Dari sisi teknologi dan fitur, Tesla Model 3 kerap disandingkan dengan pabrikan premium Jerman seperti BMW dan Mercedes-Benz. Berdasarkan studi internal yang dilakukan perusahaan mobil listrik itu, biaya operasional pembuatan model ini jauh lebih rendah dibandingkan para pesaingnya.

Perusahaan mencatat, Tesla Model 3 Standard hanya menghabiskan biaya sekira 50 sen dolar Amerika Serikat (AS) per km untuk beroperasi ketika konsumen mempertimbangkan MSRP (Manufacturer Suggested Retail Price), serta biaya asuransi, pemeliharaan, dan bahan bakar.

Dari penghitungan tadi, didapat hasil bahwa biaya kendaraan Tesla Model 3 sebenarnya hanya sedikit lebih tinggi daripada Toyota Camry dan jauh lebih rendah dibandingkan BMW Seri 3 setelah lima tahun kepemilikan atau menempuh jarak 96.500 km.

Toyota Camry Hybrid. [Shutterstock]
Toyota Camry Hybrid. Sebagai ilustrasi [Shutterstock]

"Biaya operasional seperti bahan bakar (listrik atau bensin), perawatan, ban, dan perbaikan untuk Tesla Model 3 menelan biaya lebih dari setengah biaya kendaraan massal seperti Toyota Camry," demikian tulis Tesla, seperti dikutip Carscoops.

Baca Juga: Peringkat Brand Mobil Listrik Dunia: Amerika Serikat Nomor Satu, Korea Keenam

Lebih lanjut dikatakan, meskipun harga Tesla Model 3 saat dibeli mendekati BMW 330i sedan, namun seiring kepemilikan biayanya akan menyusut. Kondisi itu karena biaya operasional Tesla lebih rendah.

"Fokus kami sejak awal adalah mengembangkan produk yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi lebih unggul dari alternatif bahan bakar fosil di segala hal," demikian dituliskan Tesla.

Selanjutnya dikemukakan bahwa banyak calon konsumen yang belum yakin untuk memilih produk berkelanjutan. Pasalnya keputusan ini mengharuskan pembeli untuk berkompromi pada harga atau kinerja.

"Tetapi kendaraan Tesla menggabungkan kinerja, keamanan, efisiensi, dan harga yang kompetitif," ungkap Tesla.

Perusahaan mobil listrik itu juga menyatakan, kendaraannya lebih ramah lingkungan untuk diproduksi daripada kendaraan Internal Combustion Engine atau ICE. Dibandingkan mobil berbahan bakar konvensional, produk Tesla lebih hijau sejauh 8.593 km.

Baca Juga: Best 5 Oto: Dua Produk Spek M Sport BMW Indonesia, dan All-New Nissan LEAF Mendarat

Komentar