alexametrics

Tips Cara Rawat Rantai Motor

Liberty Jemadu
Tips Cara Rawat Rantai Motor
Ilustrasi rantai motor. (pixabay.com)

Karena sangat penting, maka para pengendara motor juga harus tahu cara rawat rantai motor yang benar.

Suara.com - Rantai merupakan salah satu komponen penting pada jenis motor bebek dan sport, yang berperan sebagai penggerak kendaraan. Energi gerak motor yang dihasilkan dari kinerja mesin ke roda belakang terjadi berkat daya yang diteruskan oleh rantai.

Karena sangat penting, maka para pengendara motor juga harus tahu cara rawat rantai motor yang benar.

”Rantai merupakan komponen penting pada motor tipe sport dan bebek, yang berfungsi sebagai penerus tenaga ke roda belakang, karenanya perlu mendapatkan perawatan rutin," kata Riyadi Prihantono, Manager After Sales CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Riyadi mengatakan indikator rantai sudah tidak layak digunakan atau rusak adalah mengeluarkan suara yang berisik, permukaan rantai aus, rantai mudah kendur, tarikan motor terasa berat, tenaga motor tidak maksimal.

Baca Juga: Tips Merawat Rantai Motor, Perhatikan Hal Penting Berikut Ini

Berikut cara rawat rantai motor dari Yamaha:

  1. Periksa kekencangan dan kondisi rantai
    Penyetelan rantai tidak boleh terlalu kencang ataupun longgar. Kekencangan rantai harus dijaga agar tetap di batas yang sudah ditentukan. Batas kekencangan rantai (free play) ada pada buku petunjuk pemilik, biasanya di rentang 25-35 mm.

    Rantai yang terlalu kencang akan membebani mesin dan komponen lainnya, sementara jika terlalu longgar bisa terlepas dan merusak komponen lainnya.

  2. Menyetel rantai
    Cara menyetel rantai tak bisa sembarangan. Berikut langkah-langkahnya:

    Posisikan kendaraan pada tempat yang datar, gunakan main stand / standar tengah agar motor dalam keadaan seimbang dan roda belakang dapat diputar dengan bebas.

    Putar roda belakang beberapa kali dan cari posisi paling kencang.

    Periksa kelonggaran rantai, jika diluar spesifikasi lakukan penyetelan.

    Setelah dilakukan penyetelan, gerakkan rantai, lalu cek kelancaran gerakan rantai dan kondisi gear rantai. Jika terjadi keausan lakukan penggantian gear set beserta rantai.

  3. Setel dan melumasi rantai
    Selain menjaga kekencangan rantai sesuai batas yang ditentukan, pelumasan juga harus dilakukan agar rantai bergerak dengan lancar tanpa terganggu kotoran dan debu yang biasanya akan menempel dan menyebabkan karat sehingga gerakan rantai tidak lancar dan dan gear rantai cepat aus.

    Hindari melumasi rantai menggunakan oli bekas atau oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau yang direkomendasikan karena akan menyebabkan rantai akan cepat berkarat, renggang, kaku dan gear rantai cepat aus.

Demikian cara rawat rantai motor dari Yamaha. Selamat mencoba!

Komentar