Krisis Magnesium Bikin Heboh, Pabrikan Motor Siap-Siap Mengalami Kendala Produksi?

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 04 November 2021 | 12:00 WIB
Krisis Magnesium Bikin Heboh, Pabrikan Motor Siap-Siap Mengalami Kendala Produksi?
Ilustrasi motor. [Shutterstock].

Suara.com - Para produsen kendaraan beberapa tahun terakhir kerap dilanda krisis, mulai dari adanya pandemi Covid-19, kelangkaan chip, insiden Terusan Suez dan yang paling baru, krisis magnesium.

Dilansir dari Visordown, sebetulnya pandemi Covid-19 yang merebak beberapa tahun terakhir memicu orang-orang untuk beralih dari angkutan umum ke naik roda dua. Angka penjualan pun berangsur pulih, bahkan meningkat.

Namun adanya kelangkaan magnesium di China memicu terganggunya produksi komponen motor, khususnya velg.

Bahan ini tak mudah untuk digantikan, mengingat magnesium adalah salah satu bahan utama dalam jenis paduan ringan namun sangat kuat yang sangat dibutuhkan oleh industri sepeda motor.

Dengan perkiraan 90% magnesium dunia diproduksi di negara ini, setiap fluktuasi dalam produksi logam nasional memukul industri global dengan keras.

Kelangkaan ini cukup memukul industri motor di Eropa karena 95% magnesium kami berasal dari Negeri Tirai Bambu.

Kelangkaan magnesium ini disebabkan krisis listrik telah memukul industri negara tersebut dengan keras.

Ilustrasi motor ngebut. (pexels)
Ilustrasi motor ngebut. (pexels)

Produksi magnesium merupakan salah satu industri yang haus energi, sehingga wajar jika sektor ini menjadi salah satu yang terkena dampak terburuk.

Pada September dan Oktober produksi turun secara dramatis, menguatkan prediksi kemungkinan kendala ke industri sepeda motor dalam beberapa pekan dan bulan mendatang.

baca juga

Situasi itu sudah cukup bagi Asosiasi Produsen Mobil Eropa untuk mengeluarkan peringatan kepada para anggotanya. 

"Eropa diperkirakan akan kehabisan stok magnesium pada akhir November, dengan kekurangan produksi, penutupan bisnis dan kehilangan pekerjaan terkait mengikuti."

"Untuk itu, industri kami bersama-sama meminta Komisi Eropa dan pemerintah nasional untuk segera bekerja menuju tindakan segera dengan rekanan China untuk mengurangi masalah kekurangan jangka pendek yang kritis serta efek pasokan jangka panjang pada industri Eropa."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Beras Meningkat, Ini Tiga Wilayah Potensi Penghasil Padi di Kepri

Produksi Beras Meningkat, Ini Tiga Wilayah Potensi Penghasil Padi di Kepri

Batam | Kamis, 04 November 2021 | 10:14 WIB

Sepele tapi Bahayakan Nyawa, Hindari 4 Kebiasaan Berkendara Ini

Sepele tapi Bahayakan Nyawa, Hindari 4 Kebiasaan Berkendara Ini

Jogja | Rabu, 03 November 2021 | 23:45 WIB

Gubernur Ganjar Pamerkan Motor Listrik Polytron, Diproduksi di Kudus

Gubernur Ganjar Pamerkan Motor Listrik Polytron, Diproduksi di Kudus

Otomotif | Rabu, 03 November 2021 | 22:03 WIB

Terkini

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×