4 Mitos Perawatan Aki yang Masih Sering Dilakukan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 24 November 2021 | 13:46 WIB
4 Mitos Perawatan Aki yang Masih Sering Dilakukan
Ilustrasi aki mobil. (Envato)

Suara.com - Pada kendaraan bermotor, aki adalah salah satu komponen terpenting. Aki berfungsi sebagai sumber energi listrik untuk menjalankan semua perangkat elektronik pada kendaraan. Oleh karena itu, penting bagi pemilik untuk merawat aki. Sayangnya masih banyak yang percaya pada mitos-mitos perawatan aki. Berikut beberapa mitos atau fakta mengenai aki:

1. Penambahan air aki menggunakan air bekas AC dan air hujan

Ini adalah mitos. Mengganti air aki menggunakan air bekas AC dan hujan tidak disarankan. Sebab tidak diketahui kandungan mineral yang terkandung dalam air tresebut. Sehingga bila kandungan mineralnya tinggi akan berpengaruh terhadap umur aki atau kondisi aki.

2. Melakukan pengurasan aki agar seperti baru kembali

Ini adalah mitos. Pengurasan aki tidak direkomendasikan oleh pabrikan aki, hal ini dikarekan dapat menyebabkan terjadinya short circuit akibat rontokan material timah di dalam aki yang menempel pada plate positif dan negative. Selain itu saat pengurasan, aki akan ada dalam kondisi tidak terendam elektrolit dan bisa mengakibatkan plate menjadi teroksidasi oleh udara sehingga dapat memperpendek umur aki. Untuk aki dalam kondisi kurang setrum/ soak cukup dengan melakukan charge ulang agar aki bisa kembali sesuai dengan performanya.

3. Memasukkan obat sakit kepala

Konon obat sakit kepala dapat mengembalikan kondisi aki yang kurang setrum ke kondisi normal kembali. Biasanya penambahan obat sakit kepala dilakukan bersamaan dengan air aki/ elektrolit yang baru pada aki dengan kondisi kurang setrum. Kemudian di charge/ di setrum kembali setelah itu kembali Normal. Adapun jika aki kembali ke kondisi semula itu bukan diakibatkan karena obat sakit kepala tersebut namun karena reaksi kimia antara plate dengan air aki/ elektrolit yang ada di dalam aki. Namun semua tergantung dari jenis kerusakan aki-nya juga. Jika plate yang ada di dalam aki rontok, terminalnya putus, sambungan weldingnya putus, maka perlakuan apapun tidak akan bisa memperbaiki aki kembali. Jadi, penambahan obat sakit kepada untuk mengembalikan kondisi aki kembali normal adalah mitos.

4. Aki OEM memiliki Lifetime lebih lama

Penggunaan aki OEM katanya lebih lama lifetime-nya dari pada aki after market. Pembuatan aki untuk OEM dan AFM di Yuasa itu prosesnya sama. Kemungkinan kondisi untuk motor OEM itu komponen kelistrikannya masih prima (baru). Sedangkan untuk aki AFM digunakan pada motor yang kondisi komponen kelistrikannya kurang prima (kendaraan sudah digunakan). Selain itu pada aki OEM dan AFM sudah diperhitungkan sistem kelistrikannya sesuai dengan design kendaraan. Hal lain untuk aki AFM biasanya pemilik kendaraan sudah menambahkan beberapa optional kelistrikan pada kendaraannya sehingga tidak sesuai lagi dengan design kelistrikan di awal. Dengan kata lain bahwa aki OEM lebih lama lifetime-nya dari pada aki after market itu hanyalah mitos.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang mitos dan fakta serta bagaimana perawatan aki kendaraan, kamu bisa cek Podcast Yuasa bersama para ahlinya di laman ini.

Selain itu kini kamu juga bisa menggunakan aplikasi dari Yuasa Battery, yaitu Yuasa Apps. Melalui Yuasa Apps, kamu juga dapat melakukan pencarian untuk semua produk aki Yuasa, lengkap dengan harga dan spesifikasi aki seperti ukuran dimensi dan besaran volt juga ampere-nya. Bukan hanya itu, Yuasa Apps hadir dengan fitur battery reminder yang berfungsi sebagai pengingat akan kondisi, umur, dan waktu pengecekan aki untuk setiap kendaraan yang kamu miliki.

Tak ketinggalan, kini kamu juga bisa membeli aki secara online, mudah, dan cepat tanpa perlu membuang banyak waktu dengan menggunakan fitur Instant Buy. Yuasa Apps juga memungkinkanmu untuk melakukan pencarian toko (store locator), lengkap dengan alamat toko, foto toko, dan panduan peta dari Google Map. Praktis, kan?

Jadi, tunggu apalagi? Yuk download Yuasa Apps sekarang juga melalui Play Store (untuk pengguna Android) atau Appstore (untuk pengguna IOS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Mengecek Kondisi Aki Melalui Speedometer Yamaha Nmax Baru

Tips Mengecek Kondisi Aki Melalui Speedometer Yamaha Nmax Baru

Otomotif | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:05 WIB

Motor Lama Tidak Dipakai, Aki Harus Dicopot?

Motor Lama Tidak Dipakai, Aki Harus Dicopot?

Otomotif | Sabtu, 26 Juni 2021 | 11:27 WIB

Sembarangan Ganti Bohlam Sepeda Motor, Risikonya Aki Tekor

Sembarangan Ganti Bohlam Sepeda Motor, Risikonya Aki Tekor

Otomotif | Rabu, 23 Juni 2021 | 15:00 WIB

Pandemi Belum Usai, Sebaiknya Aki Sepeda Motor Perlu Dicopot?

Pandemi Belum Usai, Sebaiknya Aki Sepeda Motor Perlu Dicopot?

Otomotif | Sabtu, 27 Maret 2021 | 23:58 WIB

Bukan Hanya Aki, Ini 3 Penyebab Electric Starter Motor Susah Bekerja

Bukan Hanya Aki, Ini 3 Penyebab Electric Starter Motor Susah Bekerja

Otomotif | Selasa, 02 Maret 2021 | 19:06 WIB

Charger Smartphone di Sepeda Motor Bikin Aki Tekor?

Charger Smartphone di Sepeda Motor Bikin Aki Tekor?

Otomotif | Kamis, 17 September 2020 | 21:15 WIB

Terkini

Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri

Diler LEPAS Pertama di Luar Jakarta Resmi Buka di Yogyakarta: Bawa SUV Pintar, Bisa Parkir Sendiri

Otomotif | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:22 WIB

Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online

Strategi Motul Kuasai Pasar Oli di Tengah Maraknya Belanja Online

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:10 WIB

6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat

6 Mobil Listrik Termurah Pertengahan 2026: Mana yang Paling Layak Dibeli? Ini Kata Pengamat

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:44 WIB

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:58 WIB

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:06 WIB

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pilihan Mobil PHEV  dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:04 WIB

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:52 WIB

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:49 WIB

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:05 WIB