alexametrics

Pandemi Belum Usai, Sebaiknya Aki Sepeda Motor Perlu Dicopot?

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Pandemi Belum Usai, Sebaiknya Aki Sepeda Motor Perlu Dicopot?
Melakukan starter motor dan mengecek bunyi mesin normal. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Tips bila sepeda motor bakal tidak digunakan dalam waktu lama.

Suara.com - Masa pandemi membuat sepeda motor termasuk kendaraan yang banyak diistirahatkan, karena pemiliknya membatasi kegiatan di luar rumah.

Dalam kondisi ini tidak sedikit yang berpendapat, motor yang sudah lama tidak dipakai, sebaiknya akinya dicopot saja. Namun ada pula yang percaya sebaliknya. Yaitu tidak perlu melepas aki meski motor terparkir diam saja di rumah.

Jadi mana yang sebaiknya diikuti?

Mengutip Wahana Honda, berikut hal sebaiknya dilakukan jika motor lama diistirahatkan.

Ilustrasi aki motor. (Shutterstock)
Ilustrasi aki motor (Shutterstock)

Kabel aki sebaiknya dicopot kalau motor lama tidak dipakai

  • Jika motor memang berencana tidak dipakai dalam waktu cukup lama, sebaiknya melepas kabel konektor aki.
  • Sebab, meski mesin dalam keadaan mati, komponen kelistrikan pada motor masih bisa menyedot arus dari aki maupun baterai.

Sebisa mungkin tetap panaskan motor

  • Meski motor sedang tidak digunakan untuk bepergian di masa pandemi saat ini, jangan lupa untuk memanaskannya setiap hari. Bahkan sebenarnya, memanaskan motor seminggu sekali pun tak jadi soal.
  • Ketika memanaskan mesin motor, aki mendapatkan daya listrik dan menyimpannya, sehingga kelak bisa digunakan sebagai tenaga untuk menyalakan mesin.
  • Bila sepeda motor ditinggalkan dalam waktu tidak sebentar di sebuah lokasi dengan kondisi pemilik tidak bisa melakukans starter tiap hari, maka sebaiknya minta tolong kepada seseorang yang dipercaya maupun kerabat dekat, agar dibantu dipanaskan.
  • Dengan demikian motor akan tetap dalam kondisi prima saat akan digunakan.

Komentar