Kelamaan Parkir Motor di Garasi Bikin Ban Kempis? Berikut Tips Ampuh untuk Mengatasinya

Yasinta Rahmawati, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:18 WIB
Kelamaan Parkir Motor di Garasi Bikin Ban Kempis? Berikut Tips Ampuh untuk Mengatasinya
Ilustrasi cek tekanan angin ban motor. (Dok. Yamaha)

Suara.com - Seringkali pemotor mengalami insiden ban motor kempis. Padahal motor tersebut tidak pernah digunakan alias nangkring di garasi.

Apalagi di saat pandemi yang mengharuskan pemotor mengurangi aktivitas di luar.

Pemotor mau tak mau harus memarkirkan motor dalam jangka waktu yang sangat lama.

Hal ini ternyata bisa membuat ban motor kempis pelan-pelan. Jika tidak digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama, bisa-bisa ban akan kehabisan angin.

Parkir motor ditata sesuai warna dan merek viral. [Tiktok]
Parkir motor ditata sesuai warna dan merek viral. [Tiktok]

Lalu bagaimana cara mengatasi agar ban motor tidak kempis ketika tidak digunakan alias nangkring di garasi saja?

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan pemotor dilansir dari fdrtire.

1. Isi tekanan ban terlebih dahulu sebelum di parkir di garasi.

Usahakan ban diisi terlebih dahulu sampai dengan tekanan angin ban yang direkomendasikan. Tekanan angin ban masih bisa ditambah atau dikurangi hingga 2 psi, disesuaikan menurut kenyamanan pengendara.

Karena motor tidak akan digunakan untuk lama, kalian bisa gunakan rekomendasi tekanan angin maksimal.

baca juga

2. Gunakan Nitrogen saat mengisi tekanan ban

Sebaiknya isi ban dengan nitrogen karena nitrogen tidak mengandung uap air sehingga ban lebih terjaga tekanan anginnya.

Nitrogen juga memiliki molekul yang lebih besar dibanding oksigen sehingga udara di dalam ban yang diisi nitrogen akan lebih lama keluar melalui katup ban.

3. Parkir dengan menggunakan standar tengah

Parkir motor menggunakan standar tengah atau gunakan standar paddock untuk motor sport. Hal ini berguna agar ban depan dan belakang tidak mengalami tekanan dari beban motor.

Tekanan yang sama hanya pada satu sisi ban bisa membuat ban jadi kempis dan merusak struktur karet ban.

4. Gunakan alas pada ban

Beri alas pada ban bisa berupa kayu, styrofoam kardus atau alas lainnya yang ada di rumah.

Intinya adalah agar ban tidak bersentuhan langsung dengan permukaan lantai yang dingin dan lembab karena bisa membuat ban lebih cepat kempis.

5. Pilih tempat parkir yang teduh

Jika terpapar sinar matahari terus-menerus ban jadi keras akibatnya, ban bisa jadi licin karena traksi minim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyari Kunci Kos Tak Ketemu, Ternyata Justru Nyangkut di Ban Motor, Kondisinya Bikin Salfok

Nyari Kunci Kos Tak Ketemu, Ternyata Justru Nyangkut di Ban Motor, Kondisinya Bikin Salfok

Otomotif | Selasa, 23 November 2021 | 15:02 WIB

Viral Perjuangan Kakek Perbaiki Ban Motor di Bengkel Bikin Pemobil Salut

Viral Perjuangan Kakek Perbaiki Ban Motor di Bengkel Bikin Pemobil Salut

Otomotif | Kamis, 18 November 2021 | 17:23 WIB

Viral Pemotor Sengaja Bikin Ban Motor Kempes di Jalan, Ini Dia Alasannya

Viral Pemotor Sengaja Bikin Ban Motor Kempes di Jalan, Ini Dia Alasannya

Otomotif | Kamis, 18 November 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:39 WIB

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×