facebook

CES 2022: Ingin Saingi Tesla, Sederet Carmaker Mobil Listrik China Pinang Teknologi Nvidia

RR Ukirsari Manggalani
CES 2022: Ingin Saingi Tesla, Sederet Carmaker Mobil Listrik China Pinang Teknologi Nvidia
NVIDIA GeForce RTX 3050Ti. Sebagai ilustrasi produk NVidia [YouTube/Nvidia GeForce]

Sederet start up kendaraan EV China berminat meminang teknologi Nvidia termasuk bidang swakemudi.

Suara.com - Nvidia Corporation, produsen chip Amerika Serikat menyampaikan bahwa mereka telah menerima kerja sama dari beberapa carmaker mobil listrik asal China.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, tugas Nvidia yang diberikan para produsen Electric Vehicle atau EV Negeri Tirai Bambu adalah memasok fitur teknologi dan fitur kendaraan swakemudi guna bersaing dengan Tesla Incorporation.

Berbicara di event Costumer Electronic Show atau CES 2022, Ali Kani, Wakil Presiden Kendaraan Otonom NVidia.Ia mengemukakan bahwa segmen otomotif China yang tertarik dengan teknologi Nvidia rata-rata berstatus start-up. Antara lain Polestar, Xpeng, NIO, IM Motors, Li Auto, serta R Auto.

Xpeng P7 dilengkapi chip NVIDIA Drive Xavier [Imagine China/dycj].
Xpeng P7 dilengkapi chip NVIDIA Drive Xavier [Imagine China/dycj].

Nvidia juga menyatakan bahwa mereka telah menandatangani kontrak dengan Desay, Flex, Quanta, Valeo dan ZF terkait teknologi mobilitas swakemudi.

Baca Juga: Mercedes-Benz Dapat Kritik Keras di China karena Dinilai Rasis

Nvidia juga menyasar segmen lain, yakni truk swakemudi yang dinilai akan berkembang di masa depan.

Kendati demikian, Nvidia harus memikirkan situasi politik antara Amerika Serikat dan China. Apalagi teknologi yang digagas perusahaan itu memungkinkan adanya pertukaran data pengguna otomotif di China, misalnya dalam sistem mengemudi otonom.

Danny Shapiro, wakil presiden otomotif Nvidia mengatakan bahwa perusahaan menggunakan mitra dan pusat data di China untuk memastikan data yang digunakan pada sistem kecerdasan buatan tetap berada di Negeri Tirai Bambu.

Cockpit Nio ET7 yang sarat teknologi 5G garapan Qualcomm [NIO website].
Cockpit Nio ET7 yang sarat teknologi 5G garapan Qualcomm [NIO website].

"NVidia menghadirkan fungsionalitas elektronik konsumen dan interface yang kaya grafis ke sistem infotainment lebih dari satu dekade yang lalu. Kini kami mengubah sistem dengan AI (Artificial Intelligence) yang memberikan bantuan kepada Hyundai Motor Group dalam meningkatkan kepuasan pelanggan," jelas Ali Kani.

"Di Hyundai Motor Group, kami berkomitmen untuk memberikan nilai, keamanan, fungsionalitas, dan kesenangan yang lebih besar selama masa pakai mobil," timpal Paul Choo, Wakil Presiden Senior Unit Teknologi Elektronik di Hyundai Motor Group.

Baca Juga: Purwarupa Mercedes EQXX Berdaya Jelajah 997 Km Meluncur, Baterai Lebih Ringan dari EQS

Selain Hyundai, Mercedes-Benz juga menggandeng NVidia dalam pengerjaan NVIDIA DRIVE AGX Orin. Yaitu kemampuan semi otonom mengarahkan rute reguler dari alamat ke alamat secara otomatis, dan parkir otomatis Level 4, di samping aplikasi keselamatan dan kenyamanan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar